KKN Di Desa Metanoia
Leher yang terlihat berulang kali menelan liur dengan jakun yang terus bergerak naik dan turun, Vina cukup paham bahwa Afrian juga merasakan mual dalam rasa jijik.
Beralih Danang ke depan Vina yang spontan menoleh ke sembarang arah guna menghindar dari kontak mata, selain karena jijik kala pikirannya teringat akan suara terekam dari laptop Angga, suara Danang yang pernah memuja sesuatu yang disebutnya si cantik. Sesuatu dari dalam gudang, tempat terlarang yang kini mahasiswa berhasil masuk meski dalam keadaan tidak berdaya, dan hanya ada mayat di dalamnya. Lantas, apa itu berarti si cantik juga mayat?