Dosa dalam Cinta
Dan di detik berikutnya, laut yang semula bergulung tenang mulai beriak liar, menciptakan pusaran hitam di tengah ombak, seolah ada sesuatu yang bergerak dari bawah, mendorong permukaan air hingga bergetar.
Dari dalam pusaran itu, muncul bayangan—tinggi, kurus, kabut menggulung di sekeliling tubuhnya seperti jubah yang hidup, dan matanya... dua titik merah terang yang membakar gelap, menyorot dengan kebencian yang nyaris mendidih. Mulutnya terbuka, menganga lebar, dan dari celahnya keluar suara Kalina—retak, terdistorsi, seperti rekaman suara yang diputar mundur, setiap kata menggores dinding jiwa.
“Satrio... kau pikir doa bisa melindungi? Kau pikir cinta bisa menyelamatkan? Ini... hanya awa
Hot Chapters