Santet Pengantin
'Well Andra, the game is starting now, so let's play and enjoy it (Andra, permainan telah dimulai, ayo kita mainkan dan nikmati semuanya),' desis Kania disertai seringaian di bibir.
Angin dingin berhembus di dalam kamar Kania, membuat bulu kuduk meremang seketika, dinginnya seolah ingin merobek persendian dan tulang. Wangi bunga kantil berpadu dengan bunga kenanga dan dupa merebak memenuhi kamar menandakan ada sosok tak kasat mata di sana, sayup terdengar suara gending jawa khas suku tersebut semakin lama semakin jelas, membuai setiap sukma yang mendengar.
Hot Chapters