Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dilamar Tuan Muda Perfeksionis

Dilamar Tuan Muda Perfeksionis

ucap See han Setelah dua jam perjalanan, See han dan Bela berhenti di sebuah Mall, ternyata See han ingin membawa Bela untuk berbelanja lagi. Kali ini See han membawa Bela berbelanja baju, satu jam lebih mereka berkeliling, hingga Bela pun kelelahan, See han mengajak Bela untuk beristirahat dan makan. Setelah beristirahat dan makan, See han kembali mengajak Bela,kali ini dia membawa Bela ke salon, dia ingin membuat penampilan Bela berbeda saat bertemu ayahnya nanti.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as doulo dalu 2
Read
+Library
Bad Duda

Bad Duda

Ketika bergandengan tangan memasuki mansion, Elvis telah diserang oleh putra tampan mereka yang berteriak berlari-lari. “Dad! Ayo bantu aku menyerang Lucio!” Luca Dalton—anak kedua mereka hampir basah kuyup mengadu. “Luca! Jangan kabur kau!” Lucio Dalton—si bungsu sudah berlari dari arah taman sembari membidik kembarannya dengan pistol air di tangan. “Dad! Lihat Lucio! Dia mau menyerangku lagi!” Luca langsung berlindung di belakang Elvis, berusaha menghindar dari serangan Lucio. Belum sempat Elvis bersuara, Shopia yang muncul dari arah taman belakang telah mencuri perhatian.
1036.3K viewsCompletedAdded to Library 763 Times as doulo dalu 2
Read
+Library
Dua Puluh Tahun Dalam Sandiwara

Dua Puluh Tahun Dalam Sandiwara

"Contohnya apa?" "Perbedaan sekolah kalian, perbedaan motor kalian, dan penampilan kalian. Anak itu punya motor Ducati senilai Rp.700 juta sementara kau hanya mengendarai Mio 18 juta. Umi sedih sekali." "Fungsinya sama saja Umi, itu hanya motor, tidak usah kecil hati," jawab Heri dengan senyum tapi jauh di lubuk hatinya ia sangat sedih.
9.6176.8K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as doulo dalu 2
Read
+Library
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Menemui wanita itu yang turun dari mobil sembari memaki-maki seorang lelaki yang tengah duduk di atas motor. "Sialan ya kamu Aldo! Ngomongnya lagi nganter Mama tapi nyatanya kamu lagi bawa lonte?! Kamu selingkuh, Do? Bangsat!"
808 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as doulo dalu 2
Read
+Library
Kesayangan Sang Duda

Kesayangan Sang Duda

jawab Darren yang sudah merasakan surgawi sang istri. Keduanya bermain dalam satu irama yang sangat syahdu. Gerakkan demi gerakkan yang perlahan dan lama kelamaan membuat Darren makin semangat. Peluh yang membanjiri tubuh keduanya tidak diperdulikan oleh keduanya. Di luar kamar, Danda yang sudah siap hanya menunggu di depan pintu. Berkali-kali di ketuk tapi keduanya orang tuanya tidak juga membuka pintu.
8.712.4K viewsCompletedAdded to Library 336 Times as doulo dalu 2
Read
+Library
Istri Kedua Sang Duda

Istri Kedua Sang Duda

seloroh pria muda yang membawa champagne. “Hitam dan putih itu ada, jadi kenapa harus ditolak?” Armand sepertinya tidak terpengaruh oleh ucapan pria di sebelahnya itu. “Kalian ini, berhentilah menggodanya,” sahut Irvin Dawson segera.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as doulo dalu 2
Read
+Library
Bocilnya Mas Duda

Bocilnya Mas Duda

Penuh rasa penasaran, aku mengangkat panggilan dari Wahyu. "Halo, assalamualaikum Wahyu. Ada apa?" "Halo Mbak, w*'alaikummussalam! Mbak! Mbak Lulu mau nikah?" "Hah?" "Calon Mbak Lulu ada di rumah sama Bapak Ibuk, Mbak!" "Apa?" "Mbak! Cepetan pulang!"
2.9K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as doulo dalu 2
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

Meraih telepon yang adai di atas kasur, lalu mengangkatnya sembari berjalan keluar. “Hm, gimana, Do?” Cita menatap sang mami lalu berujar, “Aldo.” “Ada yang mau beli, Cit, nggak pake nawar malahan,” ucap Aldo. “Tapi, orangnya mau langsung bicara sama, lo. Dia takut ketipu makelar kayak gue, katanya.” Dahi Cita mengerut. “Mau tanya apa? Kan, perlunya cuma cek fisik mobil? Kenapa harus bicara sama gue?”
9.839.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as doulo dalu 2
Read
+Library
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

["Halo, siapa ini?" ["Pak, saya Andini. Kenalkan? Mahasiswi Bapak."] ["Oh, iya. Ada apa?"] ["Pak, saya bukan Refa. Saya Andini. A-N-D-I-N-I."] ["Siapa yang bilang kamu Reva. Kamu Andini. Saya gak budeg, yang budeg kamu."] ["Dih, ngegas! Pak, jangan bercanda Pak. Itu di tas baju Inspektur Arjun, tolong liatin ada pembalut saya gak, Pak? Kayaknya masuk ke dalam situ."]
1019.5K viewsCompletedAdded to Library 721 Times as doulo dalu 2
Read
+Library
Dua Sisi

Dua Sisi

Revan mengernyitkan alisnya. "Dalang disini ada dua. Dalang yang pertama adalah orang yang sesungguhnya menginginkan kematian Embun yang saat ini ada di Siam sana. Sedangkan dalang yang kedua adalah orang yang di perintahkan untuk mengeksekusi Embun di negeri ini. Orang ini jugalah satu-satunya mata rantai yang bisa menghubungkan kita dengan dalang pertama." "Anda mau mengatakan kalau dalang kedua itulah yang tadi menembak Om Albert dan satu-satu nya komplotan pembunuh Piphim dan Sattawat yang belum berhasil ditangkap?"
1030.1K viewsCompletedAdded to Library 842 Times as doulo dalu 2
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status