Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Crowned By The Moon

Crowned By The Moon

Sesaat ia berpikir Kael mungkin tengah menghiburnya dengan keindahan taman malam ini, cahaya obor dan lilin menyala memang sangat berkilauan di matanya malam ini. Namun ternyata di bawah langit terbuka Kael menaruh tubuhnya di atas kain di tengah taman, Arcellia tak bisa bergerak, air matanya kembali jatuh, ia tak tahu apa yang sebenarnya Kael lakukan.
603 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai drama china moonlight
Baca
+Pustaka
Nyonya Ketiga Keluarga Moonstone

Nyonya Ketiga Keluarga Moonstone

Para pelayan saling bertukar pandang cemas ketika Rensca—biasanya anggun, biasanya penuh gengsi—berjalan cepat dengan tumit bergetar, wajah pucatnya dipenuhi air mata dan amarah yang membara. Di layar ponselnya, foto-foto itu terus tampil seperti duri. William, suaminya, pria yang dinikahinya demi kehormatan keluarga, sedang menunduk mesra pada Xiyun, putri pemilik grup bisnis terbesar kedua di Tiongkok. Senyum mereka. Sentuhan tangan mereka. Kedekatan yang mustahil disangkal. Pengkhianatan yang telanjang.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai drama china moonlight
Baca
+Pustaka
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

Apakah keduanya akan baik-baik saja malam ini? Ketika cahaya rembulan tak mampu lagi bercahaya. Sementara itu, pencinta cahaya rembulan memilih cahaya rembulan yang tak mampu lagi bercahaya untuk malam itu.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai drama china moonlight
Baca
+Pustaka
Misteri Bulan

Misteri Bulan

”Kenapa? Chandra memperlihatkan beberapa foto di galeri ponselnya. Agil merinding. Di sana dia melihat seorang gadis berambut panjang, berbaju putih terlihat tersenyum dan memeluk Bik Ami. Kemudian saat Agil berfoto bersama Chandra, Bulan juga ada diantara mereka, namun kali ini wajahnya tampak muram. “Sepertinya Bulan tidak suka melihat keakraban kita,” kata Chandra sendu.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai drama china moonlight
Baca
+Pustaka
JEJAK HITAM SANG PENGUASA AKHIR

JEJAK HITAM SANG PENGUASA AKHIR

Malam itu, langit desa tempat Mo Tian dan Liu Qingxue tinggal begitu tenang. Bulan bersinar lembut, memberikan sentuhan perak pada dedaunan yang bergerak pelan tertiup angin malam. Namun, di dalam kamar sederhana mereka di dojo Master Jian Xun, ketenangan itu tidak terasa bagi Mo Tian.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai drama china moonlight
Baca
+Pustaka
Balada Ming Yuan

Balada Ming Yuan

Hari berganti. Sinar jingga menelisik melalui celah-celah Pagoda. Kelopak mata Ming Yuan perlahan terbuka. Lentera di depan matanya sudah padam. Lilin di dalam lentera itu hanya menyisakan seutas tali kecil dan sedikit sekali lelehan lilin.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai drama china moonlight
Baca
+Pustaka
The Lunar

The Lunar

lanjutnya tersenyum. “Semoga musim gugur nanti cepat berlalu,” doa Bianca dan diaminkan oleh semua saudaranya. Rain yang tidak tahu apa-apa hanya ikut berdoa dan diam-diam dia sudah merencanakan sesuatu di saat musim dingin nanti. * Bulan mulai menggantikan tugas matahari untuk menyinari bumi. Walau cahayanya tidak seberapa, setidaknya masih ada yang mengagumi keindahannya.
1051.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai drama china moonlight
Baca
+Pustaka
My Luna

My Luna

jelas Ghina. Devan mengangguk paham, dia juga satu suara tentang Adriana yang tidak akan berbohong apa lagi sampai menangis. Tapi, yang Devan kurang percayai adalah warna mata yang Ghina sebutkan tadi. di Dark Wood, tidak ada orang yang memiliki warna mata selain abu, coklat, dan hitam. Walau itu adalah campuran dari tiga warna itu, tidak mungkin ada pria yang memiliki warna mata seperti yang Ghina jelaskan.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai drama china moonlight
Baca
+Pustaka
Purnama

Purnama

Purnama menghentakkan tangannya, berusaha lepas dari cengkeraman Bintang. "Aku gak akan lepas sampe kamu setuju, aku sudah memberikan darahku untuk Langit apa itu belum cukup untuk meyakinkan kamu?" "Langit itu anak kamu juga, sudah sewajarnya kamu lakukan itu. Lepas, Mas! Malu dilihat orang." Pandangan Purnama menyasar ke sekeliling, benar saja beberapa pasang mata memperhatikan mereka. Bukannya melepas Purnama, Bintang justru menarik kuat tangan Purnama hingga mereka nyaris berpelukan. Untung saja tangan kiri Purnama menahan adegan pelukan itu.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai drama china moonlight
Baca
+Pustaka
Shen Xiao

Shen Xiao

Yu Rong sampai berputar melihatnya, mata coklatnya sewarna batu amber itu perlahan tak melihat lagi punggung Shen Xiao seperti tertelan kegelapan di dasar hutan. "Yu Jingmi, sikap kak Shen memang seperti itu, Xin Xin pernah mengatakan, 'jangan heran,'" kata Lin Tian santai. "Tapi, sepertinya aku merasakan ada sesuatu yang salah," ujar Yu Jingmi yang sejak tadi menikmati sup buatan Shen Xiao sampai tanpa sadar sudah habis saja karena begitu enaknya masakan Shen Xiao. Anak laki-laki berusia sebelas tahun sepantaran dengan Lin Tian itu diam-diam mengamati situasi, sampai ia berpikir ada yang tidak benar.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai drama china moonlight
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status