Perjodohan Gila dengan CEO Arogan
Kali ini, nada yang diucapkan begitu lirih, penuh merintih, dan Mino merasa jantungnya seperti dicengkram kuat oleh sesuatu tak kasat mata.
"No," kata Mino, "bukan begitu maksud ku, Irene. Dengarkan aku oke? Jennifer merupakan teman ku dulu semasa junior high school, kami tidak dekat sama sekali, hanya saja, Jennifer menyukai ku sudah menjadi rahasia umum satu sekolahㅡyes I do knew her love me, but I didn't even catch feeling for her. Please, beliave me, okay?"
"Lalu ...." Irene melirik Mino melalaui sudut matanya, "Kenapa dia mengatakan bahwa dia bisa menjadi pengantin yang lebih baik dari aku, Mino?"
Bab Populer