Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terikat Pernikahan Semu dengan Anak Majikan

Terikat Pernikahan Semu dengan Anak Majikan

"Eh, ada Nona di sini. Selamat siang, Nona Masayu?" sapa Erik seraya mengangguk ramah. Masayu balas mengangguk walaupun dahinya masih berkerut, pertanda masih memikirkan maksud perkataan Erik barusan. Target apa yang dimaksud? Kenapa perkataannya seperti di film-film action yang sesekali ia tonton? Apakah suaminya itu sebenarnya seorang mafia berkedok pengusaha?
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai enak mas
Baca
+Pustaka
Mas Ganteng

Mas Ganteng

goda Rech. “Terima kasih, tapi tidak perlu. Saya tidak suka perempuan, Rech. Saya hanya suka money,” jawab Mas Ganteng seraya menggerankan jemarinya. “Cobalah dulu. Mereka itu bisa menyenangkan Anda di sini. Anda pasti akan ketagihan jika sudah mencobanya.” Rech kembali membujuk. Mas Ganteng hanya menyeringai di balik maskernya. “Saya lebih tertarik jika kita basa-basi mengenai uang daripada mengenai perempuan, Rech.”
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai enak mas
Baca
+Pustaka
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

Ini uangku, Mas Part 23 (Maaf, Mas, idemu tak sejalan denganku) Aku bangkit berdiri. Menarik nafas dalam, aku berusaha sabar. Astagfirullah'alazimm, kuurut dada sambil mengucap. "Loh, kok malah mengucap, Mit? Apakah aku salah?" Alis mas Aga bertaut melihatku. "Sebaiknya kamu aja yang ngontrak," jawabku.
1073.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai enak mas
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN ATM BERJALANMU, MAS!

AKU BUKAN ATM BERJALANMU, MAS!

"Assalamualaikum, Mas," ucapku, setelah sebelumnya mengoleskan liptint untuk sedikit mencerahkan bibir yang pucat. "Waalaikumsalam," jawabnya ketus. "Kenapa Mas?" tanyaku berlagak polos. "Kamu belum bayar uang sewa toko ya, Yank?" tanyanya, tanpa merasa bersalah. "Toko yang mana?" tanyaku balik, ingin melihat reaksinya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai enak mas
Baca
+Pustaka
Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Siska memajukan wajahnya, mendaratkan kecupan lembut di sudut rahang Bram, lalu berbisik dengan suara yang teramat manja dan serak basah. "Kamu luar biasa hebat hari ini, Mas..." bisik Siska halus, matanya mengerling menggoda seraya menyapu kepuasan di wajah Bram. "Tenagamu benar-benar gila. Aku sampai lemas tak berdaya dibuatmu. Pria sejati dan perkasa seperti kamu ini memang tidak ada tandingannya."
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai enak mas
Baca
+Pustaka
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

KERAS KEPALA DIANDRA "Mas!" "Berhenti meneriakiku seolah telingaku tuli! Aku tak main-main, Diandra!" "Mas. Aku tak akan seperti ini kalau kau mengabaikan keberadaan Arini dan anak-anak! Mulailah hidup baru denganku, Mas! Kau akan mendapatkan apa yang tidak kau dapatkan bersama Arini. Dan lagi, orangtuamu tidak perlu malu memperkenalkan menantunya pada semua orang.
998.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai enak mas
Baca
+Pustaka
Tunggu Pembalasanku, Mas!

Tunggu Pembalasanku, Mas!

"Siapa juga yang liatin Mas. Mas tuh yang liatin aku. Aku ini istri orang loh, ingat, enggak boleh naksir sama istri orang." "Iya, tahu kok." Mas kan cuma bercanda. Oh ya, kita makan dulu yuk! Kamu harus traktir Mas, anggap saja sebagai ganti rugi atas kejadian kemarin. Biar kamu gak merasa punya hutang lagi, gimana?" Aku pun menyetujuinya. Mas Ahmad lalu membelokkan mobilnya ke sebuah restoran. *** "Mir, ini sudah malam loh, kamu kenapa belum pulang?" Sebuah pesan dari Mas Hanif.
1034.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 906 kali sebagai enak mas
Baca
+Pustaka
AKU ISTRIMU MAS!

AKU ISTRIMU MAS!

"Mas Bara, kau tidak mengenali istrimu sendiri?" Bayu langsung menunduk, menggigit bibirnya kuat-kuat agar tidak tertawa. Mas? Oh Tuhan, ini semakin tidak masuk akal. Bara mengerjapkan mata, ekspresinya semakin rumit. "Dengar, Nek..." katanya dengan nada yang hampir putus asa. "Aku tidak tahu apa yang kau rencanakan, tapi aku yakin istriku bukan seorang nenek-nenek."
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai enak mas
Baca
+Pustaka
Jangan Remehkan Aku, Mas!

Jangan Remehkan Aku, Mas!

Aku merasa ada sesuatu yang ia sembunyikan dariku. "Mas, kamu nanti pulang jam berapa?" tanyaku. "Nggak tau." "Aku udah masakin makanan kesukaan kamu loh." "kamu makan sendiri aja, gak usah nungguin aku. Kayaknya aku akan pulang larut malam," jawabnya dengan ketus. Lagi-lagi aku hanya menghela nafas kesal mendengar jawabannya. Bukan karena apa, dari nada bicaranya saja sudah sangat berubah. Ada apa sebenarnya dengan Mas Rendy?
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai enak mas
Baca
+Pustaka
Menikahlah, Mas!

Menikahlah, Mas!

Haura Zahra, dipaksa menerima takdir pahit. Ia harus menikah dengan Bara Aditama, pria yang seharusnya menjadi adik iparnya. Di bawah bayang-bayang kewajiban keluarga, Haura pasrah, tak kuasa menolak. Bara mengakui bahwa hatinya tak pernah untuk Haura. Ia telah terikat janji suci dengan wanita lain, Hana, yang mengaku sedang sakit keras. Haura dengan besar hati mengizinkan Bara menikah lagi. Kebohongan demi kebohongan terungkap, menguak tabir gelap sebuah cinta yang terjalin dalam kepalsuan. Siapakah sebenarnya Hana? Haura pun terperangkap dalam pusaran intrik keluarga yang rumit. Bisakah ia bertahan dan menemukan kebahagiaan sejati di tengah badai kehidupan?
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai enak mas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status