Gadis Tanpa Mata Batin
"Lihat itu. Nikmati sebentar. Tapi jangan lupa, perjalanan kita masih panjang."
Mina menghela napas panjang, tersenyum kecil sambil menghapus keringat di dahinya. "Ini indah banget," gumamnya, matanya terpaku pada pemandangan di depannya.
Iren yang berdiri di samping Mina mengangguk setuju. "Aku nggak nyangka, capeknya terbayar dengan pemandangan kayak gini."
Zuen, yang sudah mengambil botol minumnya, menenggak air sambil berkata, "Kapan lagi kita dapat momen kayak gini? Ini salah satu yang bakal aku ingat seumur hidup."
الفصول الرائجة