Susahnya Jadi Mas Joko
“Sudah, ah! Geli aku mendengarnya.”
Angel mencoba menggeliatkan tangannya lagi untuk lepas dari genggaman tanganku. Aku yang belum puas menggodainya tetap saja mempertahankan. Pada salah satu momen yang ganjil di ruang tengah ini, tiba-tiba saja Angel berhenti berkelit. Mendadak ia mematung, dan pandangannya terpaku pada sesuatu yang menempel di salah satu dinding ruangan ini.
Itu, di situ, persis di atas akuarium, sebuah lukisan yang dulu kubeli dari sebuah pasar loak. Berisi saputan panorama yang menggambarkan sebuah ayunan pantai yang terikat di antara dua pohon.
인기 회차