Terjebak Mantra!
Bagai pesawat yang baru lepas landas, kini moter terbang dengan kecepatan tiada bandingan.
“Aaa...” teriak Safa benar-benar ketakutan, sampai-sampai ia tidak sadar bahwa dirinya telah merangkul Nai. Nai memakluminya, sebab pada pertemuan sebelumnya Nai tahu bahwa di bumi tidak ada yang namanya moter, adanya hanya sebuah pesawat terbang. Jadi, Safa sepertinya tidak terbiasa dengan moter seperti ini, dengan kecepatan yang luar biasa. Sebenarnya Nai sendiri juga menahan degup jantungnya. Pertama, sebab gas yang diinjak oleh Kanisan sangatlah cepat. Kedua, sekarang ia tengah dipeluk oleh Safa. Dua hal yang menjadikan jantungnya berdebar cepat, seakan ingin lepas dari dadanya.
“Maaf, aku tidak se