WARUNG TENGAH MALAM
“Sepertinya enggak dulu Cha, kita kan baru pertama kali kesini. Jadi gue cuman ingin mendokumentasiin gunung ini dengan cerita aja, takutnya nanti kalau gue dokumentasiin, ntar ini gunung jadi rame pendaki. ”
“Lu tau sendiri kan follower dan sub gue udah berapa,” Kata Vito sambil menyombongkan diri.
“Iye, iye, gue tau Vit. Lu kan ter-ken-al,” Kata Icha menggoda Vito.
Icha kemudian melihat ke arah Budi, terlihat Budi sedang asik mengetik di dalam HP nya. Entah apa yang dia tulis pada saat ini, namun dia sepertinya sangat serius. Sehingga tidak menghiraukan Icha dan Vito yang sedang mengobrol di depan api unggun.
Hot Chapters