Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Tante, Menikahlah Dengan Papa Galakku!

Mau menanyakan apakah soupnya mau diantar atau untuk di rumah saja. Varen kebetulan sedang berada di ruang rapat. Para hadirin yang hadir adalah petinggi perusahaan tersebut, semua pandangan tertuju kepada ponsel Varen yang tiba-tiba memunculkan sesuatu. Baru setelahnya terdengar suara nada dering panggilan. Muncul sebuah foto yang menampilkan sisi wajah seorang perempuan yang sangat cantik. Beberapa peserta rapat ada yang diam-diam sengaja untuk meliriknya.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as foto nasi kotak rapat
Read
+Library
UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

UANGKU BUKAN BERARTI UANGMU, MAS!!!

Terangku mengalihkan pembicaraan "Oh iya Nduk, Bude pesen nasi kuning tumpeng yang ukuran besar satu, sama nasi kotak nya dua ratus lima puluh buah ya. Sekalian kamu kasih buah, dan roti satu buah dalamnya. Bisa gak Nduk?" "Boleh Bude. Pesen nasi kotak yang apa? Terus tumpemgnya isi apa juga? Terus maunya buah apa dan roti apa?" Tanya ku panjang lebar yang membuat Bude Mai tersenyum
1066.7K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as foto nasi kotak rapat
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

Di sisi lain, potongan memo rapat ditempel bersama print screen email internal yang berisi subject line saja—tanpa isi—seperti orang yang menunggu kepingan lain untuk menyatu. Di meja, ada router kecil, modem seluler, dan signal booster model yang sama seperti yang ditemukan Naya di ruang rapat kecil beberapa minggu lalu. Di lantai, terselip tripod mini—sudut kaki yang sama dengan bayangan di foto balkon yang dulu membuat dada semua orang berat. Di atas router, kartu akses tamu dengan sticker DIR-BOARD-02 menatap seperti mata yang baru saja berkedip.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as foto nasi kotak rapat
Read
+Library
PUTRI TUNGGAL TUAN CEO

PUTRI TUNGGAL TUAN CEO

Janggala menutup rapat ketiganya hari ini, waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore ketika akhirnya dia ditinggalkan sendirian di ruang rapat yang besar. Siska membuka pintu ruang rapat ketika Janggala tengah menutup kedua matanya dengan tubuh yang menempel pada kursi, wanita itu membawa sebungkus makanan dari restoran cepat saji di sekitar untuk makan siang Janggala yang tertunda. “Pak, makan dulu..” Katanya sambil membuka kotak berisi roti isi sayur dan daging. Ada kotak salad juga dan minuman energi yang dikemas dengan sangat rapi.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as foto nasi kotak rapat
Read
+Library
Warning: Bos Galak!

Warning: Bos Galak!

Lagipula, Nesta bingung, kenapa Lusi tampak membencinya? Apa yang telah Nesta lakukan padanya, sampai-sampai Lusi harus terus mengganggunya? *** Rapat dimulai pukul 10.00. Nesta membuat kopi untuk rapat dengan bantuan karyawan lainnya. Setelah kopi dan camilan siap, mereka membawanya ke ruang rapat. Setiba di sana, Nesta melihat Viano duduk di posisi utama. Dia sibuk dengan pekerjaannya. Matanya hanya fokus pada laptopnya hingga dia tidak menyadari keberadaan orang yang paling dibencinya--Nesta.
24.4K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as foto nasi kotak rapat
Read
+Library
Ajari Aku Ciuman, Mas CEO

Ajari Aku Ciuman, Mas CEO

gumamnya pelan, sambil mengetuk pelan meja dengan ujung jarinya. Nando menghela napas berat sebelum membuka klip dengan deretan dokumen tua, foto kabur, salinan notulen rapat lama, serta beberapa lembar surat yang tampak baru dicetak ulang. Lampu ruang kerja Bagas memantulkan permukaan plastik penutup, membuat isi map itu tampak seperti inti dari sebuah bom yang siap meledak.
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 446 Times as foto nasi kotak rapat
Read
+Library
Obsesi Setelah Rapat Malam

Obsesi Setelah Rapat Malam

Ia mengambil handuk kecil yang ia gunakan untuk mengeringkan keringat di lehernya dan meletakkannya di meja. "Bisakah kamu lihat ini?" tanya Alex, menunjuk ke bahunya. "Sepertinya ada noda oli." Nara mendekat, jarak profesional mereka kini tinggal sejengkal. Aroma keringat, bau pabrik, dan cologne mahal Alex berbaur, menciptakan keharuman yang aneh, kasar, namun intim. Nara mendekatkan pandangannya. "Iya, ada sedikit noda, Pak. Anda harus ganti kemeja sebelum rapat."
782 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as foto nasi kotak rapat
Read
+Library
Kotak Itu Berbicara

Kotak Itu Berbicara

Masalah memang sering terjadi di antara anggota tim dan Kotak Berbicara menjadi media untuk menyelesaikannya. “Pertama, kita buka kotak ini dulu.” Roni membuka tutup kotak yang memiliki lubang dengan panjang 10 centimeter di tengahnya. “Ada tiga kertas nih. Mau gue bacain?” “Sini gua aja yang bacain, Ron.” Abdul mengambil satu kertas dari dalam kotak. “Surat cinta nih kayaknye! Ihiy! Lo pada jadul banget ya, masih nulis-nulis ginian.”
2.7K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as foto nasi kotak rapat
Read
+Library
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

Giselle duduk di kursi, sedangkan Akira menutup pintu rapat dan meredupkan cahaya agar bisa digunakan untuk menyalakan layar power point. Dengan cekatan Giselle menyambungkan Macbooknya dengan soket yang menghubungkan dengan proyektor dan seketika di layar sudah terpampang dokumen dan laporan yang akan mereka bahas hari ini. “Kamu tadi sudah bertemu dengan calon potensial klien yang masih dirahasiakan itu?” Akira memulai pembicaraan seraya duduk di samping Giselle.
1029.6K viewsCompletedAdded to Library 976 Times as foto nasi kotak rapat
Read
+Library
Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

Gara-gara Teman, Rumah Tanggaku Berantakan

ujar wanita bersetelan formal dengan rambut diikat rapi. "Oke," kata Rana lalu membuka kotak itu dengan tenang, meski ia tahu pikiran orang sekitarnya kini berisi keburukan seperti bom, teror potongan tubuh manusia, atau segala yang menakutkan. Namun bagi Rana, jika hal itu memang harus terjadi, maka terjadi saja karena beberapa takdir memang tidak bisa dihindari, "foto isinya, saya bawa ke atas ya?" ucap Rana menunjukkan isi kotak yang terdapat banyak lembar foto terbalik ke resepsionis yang kemudian mengangguk. "Ayo," ajak Rana pada Nifa yang sedari tadi diam memandang ke lorong lantai dasar, yang mengarah ke ruang kerja tim arsip, "kenapa?" tanyanya sambil melihat beberapa lembar foto yan
102.5K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as foto nasi kotak rapat
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status