Suami Warisan
Udara dingin berhembus membelai tengkuk Rengganis, dia merasakan seolah ada tangan tak kasatmata yang mengelus lehernya, perlahan, nyaris tanpa terasa.
Rengganis bergidik. Selama percakapan itu dia sama sekali tidak melihat siapa sosok yang berbicara dengan Narendra.
Bahasa yang mereka gunakan Bahasa Sunda. Rengganis berbahasa Sunda pasif, dia mengerti tapi tidak bisa bercakap-cakap dengan lancar.
“Si-siapa itu?” tanya Rengganis setelah reda kekagetannya.
Narendra melepaskan tangannya dari kepala Rengganis, dia menghembuskan napasnya dan menjawab lirih, “Prabu ….”