SEPERTI MENDUNG
Aa Ujang mencoba berinteraksi kepada penunggu yang berasal dari benda dalam kotak kayu itu.
Suara seperti guruh pun keluar dari mulut Nur.
"Nami anjeun, saha?(Nama kamu, siapa?)" tanya Aa Ujang.
"Panggil waé Nék Kusmiati!(Panggil saja Nek Kusmiati!)"
"Kunaon asup ka diri manusia?(Kenapa masuk ke diri manusia?)"
"Oh, berarti Nénék ogé nu asup ka awak incu aing kamari, ya,(Oh, berarti Nenek juga yang kemarin masuk ke tubuh cucu saya, ya,)" kata Kakek Samad.
Bab Populer