Suratman VS Suratmin ( Antara Si Kaya Dan Si Miskin)
Dari kaca depan sangat terlihat wajah Hanin yang cantik, sesekali Rayyan mencuri pandang hanya melihat dari kaca depan itu, sehingga kadang dia tidak fokus untuk menyetir, banyak jalanan berbatu tetap dilewati sehingga membuat mobilnya pun bergoyang-goyang.
“Masih jauh rumahmu, Nduk?” tanya Pak Dibyo melihat sekeling area pemukiman rumah di sana.
Sementara itu di rumah Suratmin ..
Di sebuah rumah besar berlantai dua dengan pernak pernik yang sederhana, tidak banyak memang barang yang tertata di rumah itu, karena sang empunya ingin terlihat luas dan elegan.
Kombinasi warna yang sangat apik bernuansa abu-abu, putih, dan hijau pupus, sangat indah di pandang mata, tak lupa hiasan bunga hidup y
Hot Chapters