EUFORIA
Mungkin itu suatu bentuk ketidakinginannya untuk mengakui kehebatanku.
Padahal, beberapa waktu lalu, dia benar-benar menjerit, meronta, memohon, dan meremas begitu lamat seprai polos berwarna putih tanpa motif itu.
“Lo udah kalah, Veramita. Dan lo harus mengakui kalau gue yang terkuat.”
Sambil tertawa, dia berkata, “Okay, okay. Aku mengakui kehebatanmu, Adrian. Seperti yang aku harapkan.”
Bab Populer