Mabuk Janda
Lalu, Agni melayangkan cubitan di hidung Daniel yang mancung.
"Papa dan Mama kan kerja demi kamu, Sayang. Supaya bisa beliin kamu mainan yang banyak." Agni merogoh sesuatu dari kantong plastik hitam yang dia bawa. Senyum anak itu melebar tatkala mendapati sebuah miniatur robot dari jepang yang menjadi favoritnya. Mainan limited edition dengan harga selangit, sengaja Dani pesan melalui sebuah online shop terpercaya, sebagai hadiah untuk anak semata wayangnya itu.
Seketika dia merebut mainan itu. Memegangnya dengan mata berbinar.