Bosku, Mantanku!
“Mantan yang mana? Mantan lo waktu kuliah, kan, banyak! Gue gak mungkin ngabsen satu-satu.”
Aku menyengir. Iya juga. “Itu loh, ketua BEM fakultas kita. Inget, gak?”
Tanpa berpikir, Sera langsung menyebut nama yang kumaksud. “Kak Rangga?”
Aku mengagguk.
“Jangan bilang kalo lo ketemu sama dia?” Sera bertanya sangsi.
Aku mengedipkan mata. “Great! Tebakan lo bener.”