Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rafnindita

Rafnindita

Sahut Ara menyuarakan pandangannya terhadap Aldifan. “Gatau deh, gue emang gak pernah sreg sama dia.” Anin mengangkat bahunya, selagi mulutnya sibuk menyeruput jus mangga. Ara menunjuk Anin menggunakan sedotan, “Hati-hati jadi sayang nanti.” Anin melotot, “Hush, kemana aja lo kalau ngomong!” Anin membenarkan rambutnya yang teruntai menghalangi pandangan sebelum melanjutkan ucapannya, “Lo ikut rapat?”
101.9K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as hanté
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Posisinya Kanza duduk di bawah dengan cemilan ditangannya. "Cuci tangan sama kaki lo." Ucap Kanza kepada Jihan. "Bentar lima menit." "Kenapa?" Jihan menghela nafas berat, "Putus." Kanza menoleh cepat, "Sama uler panca?" "ULER SANCA DODOL!" Seru Jihan membuat Kanza mengibas-ngibaskan tangannya. "Ya itu pokoknya. Serius lo?" "Serius lah anjir."
1010.0K viewsOngoingAdded to Library 359 Times as hanté
Read
+Library
HATI ADINDA

HATI ADINDA

Orlin benar-benar membabi buta ia menghantam wajah Adinda hingga menjambakinya, beberapa menit terjadi baku hantam Orlin yang benar-benar seperti orang kesurupan sementara Adinda bersikap cool berusaha terus mengelak, Adinda bukan marah atau menangis mendapat hantaman tangan Orlin diwajahnya ia malah tertawa mengejek, padahal wajahnya nyaris memar dibagian sisi pipinya hingga bibirnya. “Bisa dilihat seperti apa kualitas diri, orang sekasar kamu pantasnya jadi kepala jambret bukan seorang pengusaha atau entrepreneur, hahah usahawan apa? Jual beli ekstasi atau kondom motif doraemon?” Orlin mencoba tertawa dia masih belum puas sudah menghantam wajah Adinda, “Omong kosong! Lawan aku? Tidak bisa
1035.8K viewsCompletedAdded to Library 930 Times as hanté
Read
+Library
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

Panti asuhan tersebut bernama Kasih Ibu. Panti asuhan tersebut mengasuh cukup banyak anak-anak, jumlahnya sekitar seratus lebih. Davin yang tidak suka keramaian, sebenarnya tidak suka bila ikut orang tuanya kesana. Namun kedua orang tua Davin selalu memaksanya. Davin selalu memasang wajah dingin dan datar bila berada di panti tersebut, jadi anak-anak panti merasa canggung ingin mengajak Davin bermain bersama.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as hanté
Read
+Library
LALI

LALI

Harun melemparnya dengan bantal yang sudah komar-kamir. “Tapi perkorone podo, Run” Di lempar lagi bantal itu kewajah Harun. Wajahnya kesal bukan karena di lepar bantal yang sudah komar-kamir melainkan di panggilnya Sodron. Dalam bahasa Jawa, nama Sodron berarti orang yang kurang waras, namun bukan gila. “Wes, kae lho tak gawakne jajan seko emak.” Ia bangkit dan mengambil surat-surat yang betengger di meja. Di masukkan ke dalam laci bawah lemari.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as hanté
Read
+Library
MANT(en)AN

MANT(en)AN

Namun, haruskah aku membiarkan perasaanku sendiri tercekik badai cemburu meskipun pada akhirnya niatku untuk membahagiakan seorang teman? “Jay! Gue berangkat dulu, ya. Doain gue.” Aku menoleh dan menemukan Tio dengan kemejanya. Ketampanannya semakin menyilaukan dengan gaya rambut yang disebut dengan Quiff, yang mana sisi kanan dan kirinya sangat tipis, kemudian di bagian depan dibuat berdiri. “Oke. Gue doain lo sukses,” jawabku kemudian. Tio melangkah keluar.
103.2K viewsOn holdAdded to Library 126 Times as hanté
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

Ia menarik kembali tangan itu dengan cepat, sementara kakinya meluncur, menyasar lipatan lutut Kuranji. “Itu baru jurus pembuka!” Si Kumis Berantakan tak memberi kesempatan kepada Kuranji untuk tegak dengan sempurna. Dia melesat maju dengan tangan yang terkepal erat. Kali ini benar-benar ingin menghantam dada Kuranji. Seringai sadis mengawali teriakan lantang si Kumis Berantakan, “Godam Penghancur Batu!”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as hanté
Read
+Library
Hantaran Lebaran

Hantaran Lebaran

"Paket!" Aku berjalan menuju pintu depan yang masih tertutup rapat. Sengaja aku membiarkan pintu utama tertutup, aku tidak ingin terusik dengan suara pengamen. Maklum pengamen tak hanya di kota besar, di kampung pun ada. "COD, Mbak," ucap lelaki itu ketika pintu kubuka setengahnya. "Berapa, Mas?" "Rp. 175.000,- Mbak."
106.1K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as hanté
Read
+Library
VENDETTA

VENDETTA

"Eh, Aku harus panggil apa dong?" "Langsung nama saja tak apa," jelas Aditya santai. ‘Honey, babe, cinta, atau panggilàn sayang lebih aku suka,’ ha ha, Tentu saja, kalimat yang ini hanya bisa Aditya katakan dalam batinnya saja sambil tersenyum-senyum sendiri. "Tak sopan lah panggil langsung nama," larang Hanum cepat. Biar bagaimana pun, sebagai orang tua, dia tak ingin putrinya njarak atau kurang sopan kepada orang yang lebih tua.
542 viewsCompletedAdded to Library 11 Times as hanté
Read
+Library
Koma

Koma

Dari posisi sedekat itu ia bisa melihat jari-jari cowok itu penuh hansaplast dan mata panda yang terlihat jelas di kulit putihnya. Gadis dengan name tag Rimba buana itu terkejut dengan darah kental yang keluar dari lubang hidung cowok itu. Dengan sigap ia langsung mengulurkan sapu tangan yang selalu ia bawa. Cowok itu terlihat bingung dengan sikap tiba-tiba cewek asing dihadapanya. Rupanya dirinya tak sadar akan darah yang mulai mengucur deras hingga menetes ke layar hp-nya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as hanté
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status