Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Walau begitu sorot matanya tetap saja masih berkata bahwa dia sedang tertarik pada seseorang. "Barangkali. Baru ketemu, eh ternyata jadi teman hidup. Kayak bunda sama ayahmu." Baskara menekuk lutut dan menguncinya dengan merengkuh ke dada. Ia menatap langit-langit. Aru bergerak cepat menggeser posisi duduknya. Dua tangannya sudah bertangkup di lutut Baskara. Gadis itu tersenyum memohon. Ria masih berdiri mengamati dari jendela. ***
1.4K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as hasil renungan
Read
+Library
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Padahal ia sedang menyusun nilai untuk meraih beasiswa. Mimpi buruk ini harus berakhir, agar konsentrasinya pulih. Setelah berganti pakaian Renata segera mengambil makan siangnya dan mulai mencari informasi tentang cara mengatur mimpi melalui internet. Ia yakin ada penjelasan logis, entah harus meditasi atau hal-hal psikologis lainnya. Sebuah kata asing segera memancing rasa ingin tahunya. Oneironaut.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as hasil renungan
Read
+Library
I'm Cyborg

I'm Cyborg

Juga bisa saja keadaan berbalik sempurna, hingga aku harus melakukan hal yang sangat tak kuinginkan. Bukankah memang begitu rumus kehidupan? Kita hanya bisa mengikuti semuanya, juga dengan usaha yang selalu kita lakukan. Lihatlah saja nanti, apakah semua akan berjalan lancar seperti harapanku? Namun kupikirkan sendiri, jika semua akan berubah sangat drastis. Maka dari itu, kalian tak usah terlalu memikirkan jalan hidupku. Karena aku adalah Ren, manusia yang lahir di masa depan.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as hasil renungan
Read
+Library
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

“Aku dan Jessy... kami menciptakan teknologi ini dari sisa data otakmu. Tubuhmu tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan... dingin dan kaku saat pertempuran terakhir. Tapi pikiranmu... kesadaranmu... masih bisa kami selamatkan. Saat kau gagal menaklukkan Kekuatan Tertinggi di dunianya, mereka membalas dengan serangan besar-besaran ke alam fana. Sekarang, Khatulistiwa, Cakrawala, Andalas, Aurora... semuanya telah jatuh.” Suara angin dari ventilasi terdengar seperti jeritan jauh di ujung dunia. Namun di tengah kehancuran itu, Renata justru tersenyum samar. Rendy menatapnya curiga. “Kenapa kau tersenyum, Ren?”
1029.8K viewsCompletedAdded to Library 715 Times as hasil renungan
Read
+Library
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

, tanya Satoru lagi. Aku membalas dengan anggukan singkat, lalu bertanya kepadanya, "Satoru, yang barusan itu apa? Apakah perasaan girang yang aku rasakan-". "Yang kamu alami barusan mirip seperti retrokognisi. Sepertinya kamu menyelam ke dalam memori shadow melalui residu yang terekam di dalam video ke-46. Girang yang kamu rasakan itu bukan berasal darimu, tetapi perasaan yang dirasakan shadow ketika mendapatkan potongan kepala korban.", jawab Satoru tanpa menunggu aku menyelesaikan kalimat. Pria itu memberikan jeda sesaat, lalu berkata kembali, “Syukur kamu cepat kembali. Kalau tidak kamu bisa mimisan atau pingsan.”.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as hasil renungan
Read
+Library
AKIBAT HASRAT TAK TERBENDUNG

AKIBAT HASRAT TAK TERBENDUNG

ucap Mas Reyhan tersenyum tenang, setenang air telaga bening namun menghanyutkan. "Biyung, Rini metu sekedap, kulo arek nggowo Mas Reyhan menyang makame Romo, bar iku mlaku-mlaku sedhela ngejak Rena, Biyung ajeng tumut mboten?" ucapku sama Biyung. (Biyung, Rini keluar sebentar, pergi ke makam Romo, habis itu jalan-jalan sebentar sama Rena, Biyung mau ikut, gak?)
1061.2K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as hasil renungan
Read
+Library
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

kata Kenzo sambil mengoleskan obat luka pada lutut Ayu. Mendengar jawaban Kenzo, Ayu menjadi tertawa. "Hahaha, apa kamu sudah buta sampai kotak di depan mata saja tidak terlihat? apa kamu butuh kacamata seperti nenek itu, Kenzo?" ledek Ayu sambil menunjuk pada nenek tua yang duduk di bangku seberang sambil membaca koran. "Hei, berhentilah menertawaiku. Aku begini juga karena tidak fokus mencarinya," ucap Kenzo membela dirinya sendiri.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as hasil renungan
Read
+Library
TERJEBAK DALAM PELUKAN TEMAN SUAMI

TERJEBAK DALAM PELUKAN TEMAN SUAMI

"Sayang, ayolah, jangan pikirkan apa pun sekarang!" Renata menggigit bibir, lalu mengangguk pelan. Darren tidak ingin aktivitas intim ini dikacaukan orang lain. Termasuk Yuda. Dia kembali membawa Renata ke puncak kenikmatan berulang kali. Melupakan rasa sakit disiksa suami dan dihina mertua. "Aah, Mas ..."
101.9K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as hasil renungan
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Tapi juga kepuasan dan perasaan aneh yang tak bisa ia namakan; mungkin semacam kebanggaan primitif bahwa ia telah melewati sebuah ritual kedewasaan. ‘Apa yang telah kulakukan?’ batinnya, meski tubuhnya masih merasa seolah melayang. Di sampingnya, Renata berbaring dengan senyum puas di bibirnya, tampak sama sekali tak terbebani oleh perasaan-perasaan yang kini bergumul dalam dada Adit. "Itu..." Renata memecah keheningan, suaranya masih sedikit serak, "...adalah cara sempurna untuk memulai pagi."
10595.1K viewsCompletedAdded to Library 19.6K Times as hasil renungan
Read
+Library
Penantian Yang Tak Berujung

Penantian Yang Tak Berujung

Karena bosan, Michael membuka instagram, di dalam mobil yang sempit itu, terdengar suara rekaman yang berisi kata-kata hinaan. Mungkin dia akhirnya sadar apa yang memicu kemarahanku. Dia pun reflek mengatupkan bibir dan mencoba menjelaskan, “Hana, kata-kata itu….” Aku baru saja selesai memesan jadwal operasi aborsi. Sayangnya, karena mendekati tahun baru, dokter yang berjaga sangat sedikit. Aku mendongak menatap Michael dengan tatapan kosong, “Apa?”
3.2K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as hasil renungan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status