Sentuhan Nakal Adik Iparku
ujar Mama Lani, suaranya lembut, meski tatapannya hanya sebentar, “Johan, kenapa kamu nggak bantu istrimu?”
“Hm … Ma, Johan lagi sibuk-sibuknya. Seminar, cabang-cabang baru juga perlu diperhatikan,” sahut Ren, sembari melirik ke arah Johan, “Ren nggak papa, kok. Cuman tinggal.sedikit revisi aja.”
Suasana kembali riuh ketika Papa Ronald menoleh ke arah Andre. “Nah, kamu, kuliahmu bagaimana? Katanya sudah balik aktif lagi?”