Suami Warisan
tanya Narendra dengan suara tercekat.
“Oh, kamu udah bangun, Naren?” Rengganis mendongak sekilas, dia tersenyum ceria “aku lagi iseng mau baca buku, taunya nemu buku yang menarik ini. Aku tertarik dengan huruf-hurufnya yang indah, aku rasa bisa dipakai untuk pola pakaian seperti batik. Gimana, menarik, ‘kan?”
BRAKKK!
Rengganis terperangah kaget. Tangan Narendra menutup buku tebal bersampul kulit itu dengan bunyi keras.