Ibuku Bukan Wanita Biasa
"Kenapa tiba-tiba membicarakan ini?"
Ibu membelai rambutku, sapuan tangannya yang lembut membuatku ingin terlelap.
"Untuk berjaga-jaga," katanya, masih dengan tenang membelai rambutku, "jika suatu hari kamu menemukan sesuatu tentang ibu, yang akan membuatmu membenci ibu. Jngatlah kata-kata ibu tadi."
Ada ribuan jarum yang menusukku dengan serempak, menciptakan rasa sesak dan nyeri bersamaan.