Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menaklukkan Duda Dingin

Menaklukkan Duda Dingin

"Tapi, bagaimana ini bisa terjadi? Amber dan Adam tidak ada yang bermata biru." Tuan Berg tersenyum lebar mendengar pertanyaan itu. Sang putri memang belum pernah bertemu dengan bayi yang baru lahir. "Itu karena melatoninnya belum terbentuk sempurna. Seiring dengan bertambahnya usia, irisnya akan merespon cahaya. Matanya akan bertambah gelap." "Ashley nanti akan memiliki mata yang sama seperti ibunya?" celetuk Freja antusias. Alih-alih menangguk, sang dokter malah mengerucutkan bibir. "Sulit untuk memastikannya. Kita tunggu saja sampai Ashley berusia 12 bulan."
1054.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai icy blue eyes
Baca
+Pustaka
Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk

Istri Duke Adalah Putri Yang Terkutuk

rampungnya mantap, seraya sedikit memperlihatkan sorot mata tajamnya dari balik panjangnya kupluk jubah. Sorot mata yang di pandangan di pria besar, …. SHIING! … Terlihat berwarna biru, seperti permata batu safir, yang memantulkan cahaya supaya terlihat lebih menyala.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai icy blue eyes
Baca
+Pustaka
I Stuck On You

I Stuck On You

“Ini ibuku.” Nadya mengambil foto itu dengan tangannya yang bebas karena tangannya yang sebelah masih dipegang Ethan. Ia memandang foto ibunya Ethan. Ibunya Ethan sangat cantik, rambutnya pirang dan disanggul, ia memakai gaun panjang berwarna biru tanpa lengan. Liontin dan cincin yang tadi dilihat Nadya di dalam kotak yang terbuka dipakai oleh ibunya. Jadi liontin dan cincin itu milik ibunya Ethan. Pikir Nadya. Ibunya Ethan tersenyum bahagia ke arah kamera. Sekarang Nadya tahu kenapa Ethan sangat tampan, ternyata menurun dari ibunya. Tapi mata ibunya tidak biru, melainkan abu abu. Mungkin Ethan mendapat mata biru dari ayahnya.
1010.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai icy blue eyes
Baca
+Pustaka
The Red Swan (The Demon vs A Dancer) (IND)

The Red Swan (The Demon vs A Dancer) (IND)

Lyxia berdiri tegak, dan tersenyum sinis. Ibu Lyxia yang berdiri di hadapan anaknya dan berkata, "Lyxia, dari mana saja dirimu? Ayo kita segera pulang, ayahmu menunggu," dan ibunya meraih tangan anak gadisnya tersebut, namun, Lyxia sama sekali tidak mau berjalan. Ibunya lalu menoleh ke belakang dan menatap Lyxia, dan melihat bahwa bola mata anak gadisnya tersebut bukan berwarna hitam, melainkan berwarna abu-abu.
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai icy blue eyes
Baca
+Pustaka
Lima Suami Buas Itu Tak Ingin Melepaskanku!

Lima Suami Buas Itu Tak Ingin Melepaskanku!

Lingkaran sihir biru raksasa muncul berputar di langit-langit kabut. "Turunlah! Hujan Kehidupan!" Air berwarna biru bersinar turun dengan deras seperti air bah. Itu bukan hujan biasa. Saat air itu menyentuh tubuh Lycan, Zephyr, dan Vania, mereka tersentak kaget. "Energiku kembali penuh!" seru Vania takjub, merasakan kehangatan menjalar di nadinya. "Lukaku tertutup!" geram Lycan, menatap sayatan di lengannya yang merapat dan pulih seketika.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai icy blue eyes
Baca
+Pustaka
Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Melihat arah pandangan iris Red Diamond tersebut, pandangan putri terhenti pada seorang gadis yang didominasi warna biru dan putih pada penampilannya terkecuali warna merah di bawah telinga sehingga terkesan mencolok bagi Sang Putri. "Heh, itu dia!!? Boleh aku menemuinya!?" "Tidak! Kamu tetap disini!" Sang Putri yang bersurai lurus sepinggang berwarna kuning keemasan dengan iris mata berwarna Sapphire bercorak Diamond, menunjukkan tatapan yang sinis sambil mengembungkan pipinya. "Hemph! Kakanda Agnre menyebalkan!" "Aku berfirasat akan berbahaya jika kamu turun dari sini! Kamu dan ibunda lebih baik kembali ke kamar setelah ini!"
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai icy blue eyes
Baca
+Pustaka
Skandal Semalam Bersama Kakak Ipar

Skandal Semalam Bersama Kakak Ipar

Pria ini berdiri santai sembari menjejalkan tangan ke saku mantel abu-abu. “Dari mana? Cari apa di ruang kerjaku?” Tatapan iris biru safir terasa menusuk dan menguliti, pertama kali sorot mata menyeramkan ini ditujukan pada Livy. “Aku … ingin tahu, di mana ibuku?!” balas Livy.
10442.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.4K kali sebagai icy blue eyes
Tampilkan Ulasan (52)
Baca
+Pustaka
NACL
Hi Kak Aku mau kasih tau pemenang GA. Untuk username atas nama - elsa ogrib -santi -Nafisa -Noerlailina Ditunggu ya konfirmasinya, hubungi aku di aku sosmed instagramm @maciba_nacl Sertakan screen capture bahwa Kakak pemilik akun tersebut. Terima kasih Kak \(^o^)/
Teguh Imam
aku suka ceritanya,,suka banget tp ada yg bikin aku kecewa di episode yg El memilih berhubungan intim dg Sonia di kantor dan terlihat oleh adik ipar knp El masih tergoda dgn Sonia padahal dia sudah mencintai adik iparnya,aku merasa pria itu brengsek...
Baca Semua Ulasan
Own Crowning: Reinkarnasi Menjadi Ratu

Own Crowning: Reinkarnasi Menjadi Ratu

Wanita itu membungkuk memberikan salam. "Cih, menjijikan!" ucap Meira dalam Hati. "Seseorang?" Meira menatap anak lelaki itu iba. Ia sangat tampan. Matanya berwarna biru. Tapi tunggu! matanya memiliki warna yang berbeda, sebelah biru laut sebelahnya lagi abu cerah. Menakjubkan. "Bukankah dia adalah anakmu? mengaoa bisa berubah menjadi seseorang? mengagetkan!" cela Meira.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai icy blue eyes
Baca
+Pustaka
BERGANTI PASANGAN

BERGANTI PASANGAN

omelnya. Ya'qub membalas tindakan Nayyara dengan tatapan setajam mungkin tepat di manik mata gadis itu yang ternyata berwarna blue sapphire. "Lo sudah merasa menjadi istri?"
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai icy blue eyes
Baca
+Pustaka
IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

Namun, saat ia duduk di kursi tahanan dan perlahan menoleh ke arah galeri pengunjung, seluruh ruangan seolah kehilangan pasokan oksigen. Mata Icy Blue itu. Warna biru yang tidak alami, dingin seperti kristal kutub, namun berkilat dengan kecerdasan yang mematikan. Di bawah sorot lampu neon ruang sidang, mata itu menjadi ikon. Sebuah simbol bahwa kebenaran tidak lagi buta. Kebenaran kini memiliki mata yang sanggup menembus setiap baris kode rahasia dan brankas korupsi.
912 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai icy blue eyes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status