Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

jawab Yutta dengan suara lirih. "Maksud kamu?" "Saya anak yatim piatu Nyonya, orang tua saya sudah meninggal sejak saya masih bayi," jelas Yutta. Adelia merasa sangat iba, "ya sudah kalau begitu kamu ikut tinggal bersama kami saja, lagian sebentar lagi kamu akan menjadi istri Davin." "Iya benar kata istri saya, lebih baik kamu ikut saja," timpal Wijaya. "Tidak usah Tuan, Nyonya. Saya bisa tinggal di kost saja," tolak Yutta dengan halus.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai id rumah yuta dan mio
Baca
+Pustaka
Rumah Risa

Rumah Risa

Suara deringan yang membingungkan terdengar di seluruh rumah, diikuti oleh langkah kaki yang berat dari dalam. Pintu terbuka, dan seorang wanita tua yang berpakaian serba hitam berdiri di ambang pintu. Dia memperkenalkan dirinya sebagai Nyonya Harper, pengurus rumah tangga. "Selamat datang di Rumah Keluarga Wijaya, Laras," katanya dengan suara serak yang tampaknya mengandung banyak cerita. "Kami senang Anda bisa datang. Mari, aku akan menunjukkan ke kamar Anda."
10965 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai id rumah yuta dan mio
Baca
+Pustaka
Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Ia tak akan mengijinkan istrinya membuat keputusan di belakangnya dan atau tanpa persetujuannya. Tak akan pernah! *** Yura duduk di balkon kamar seraya menikmati teh hangatnya. Untuk pertama kalinya ia berkunjung ke rumah utama milik keluarga sang suamj. Bangunan ini besar setara mansion, beberapa paviliun di halaman belakang. Lalu halaman yang luas bak istana. Selain itu ada banyak tanaman hias yang terawat dengan baik. Yura merasa semua yang ada di di rumah ini sempurna tanpa cela. Ia sampai heran mengapa Gin dan juga Wira tak pernah mau tinggal lama-lama.
1087.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai id rumah yuta dan mio
Baca
+Pustaka
Daughter For Sale

Daughter For Sale

Gita membelalakan matanya saat dirinya keluar dari dalam mobil dan menatap rumah Kenzo dari luar. "Pantesan dia mau beli si Riani seharga satu M," Tuti masih menatap rumah Kenzo dengan tatapan tanpa berkedip. "Ayo silahkan kalian masuk! Tuan sudah menunggu kedatangan kalian!" Ucap seorang asisten rumah tangga yang menyambut kedatangan keduanya. Sedangkan Heri sudah selesai dengan tugasnya. "Iya," Gita mengangguk ceria. Begitu pun dengan Tuti.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai id rumah yuta dan mio
Baca
+Pustaka
KABUT CAKRA MAHKOTA KERAJAAN

KABUT CAKRA MAHKOTA KERAJAAN

Mio Zu menghampiri Ryu dengan sangat cepat seperti petir menyambar, tiba tiba sudah berada di depan Ryu. "Hay bodoh!, sampai jumpa tahun depan, kau akan menjadi budak-ku seumur hidup" ucap Mio Zu. "Kau akan mati dalam pertarungan ingkar, gak perlu lagi jadi budakmu!" jawab Ryu dengan penuh kesombongan. "Mana mungkin orang selemah kamu bisa mengalahkan aku!, Cakra saja tak punya! Bagaimana kau akan membunuhku"
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai id rumah yuta dan mio
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

“Akhirnya kami akan jadi kakek dan nenek!” Makan Malam Dimulai Menu makan malam terdiri dari lasagna daging, grilled salmon, sup jamur, salad segar, dan mousse cokelat sebagai penutup. Semua diantarkan dari restoran Italia favorit mereka, namun disajikan dengan elegan di rumah. Suasana makan malam terasa hangat. Obrolan mengalir lancar, diiringi tawa dan cerita masa lalu.
10980 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai id rumah yuta dan mio
Baca
+Pustaka
Hanya Karena Sebuah Rumah

Hanya Karena Sebuah Rumah

Dia menatapku dengan kesal dan bertanya, "Kamu mau ke Yeras? Kenapa nggak kasih tahu aku? Aku sudah mengizinkanmu?" Aku menoleh dan menatapnya dengan tenang. Seketika, suasana menjadi menegang. Saat Boni terus mengomel, Christian mencoba mencairkan suasana dengan mengajak kami untuk mulai memanggang daging. Beberapa pria dengan cepat menyiapkan panggangan. Boni duduk di sampingku, wajahnya tampak sedikit gelisah. "Aku sudah bicara dengan Sofie. Setelah anaknya lulus SD, kepemilikan rumah itu akan dipindahkan kembali lagi."
13.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai id rumah yuta dan mio
Baca
+Pustaka
Pria BUTA itu suamiku

Pria BUTA itu suamiku

Sari meronta, menggoyangkan kedua kakinya agar dilepaskan. Namun, Wira menutup telinga. Dia terus melangkah lebar menuju kamar mandi utama di dalam kamar mereka. "Aku tidak mau! Aku sudah mandi!" jerit Sari sambil memukul-mukul lengan berotot suaminya. "Dasar pria mesum, cepat turunkan!" "Kamu benar, aku memang pria mesum. Jadi diam dan nikmati saja," sahut Wira dengan seringai sombong.
10732 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai id rumah yuta dan mio
Baca
+Pustaka
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Kami semua tertawa dan Fadhil memeluk tunangannya itu. “Gue mau taruh di Maps, lokasi rumah kalian, gue tulis ya Rumah Rama & Maria,” kata Fadhil merogoh sakunya dan mengambil ponsel. “Dhil, aku sama Rama udah punya sebutan untuk rumah kami.” Maria memeluk pinggangku. “Namanya Rumah Ramaria.” Fadhil dan Caca saling bertatapan, kemudian Fadhil berkata, “keren, pas banget namanya.”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai id rumah yuta dan mio
Baca
+Pustaka
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

Bab 1 Dijodohkan? "Naura, tolong antar kue brownies ini ke rumah tante Salma!" "Malas, ah, Ma! Suruh bik Siti saja!" "Gak boleh gitu dong, Sayang! Kan tante Salma dan om Adrian itu sahabat Mama Papa. Mereka juga sayang banget sama kamu!" "Iya, Ma! Tapi malas saja harus ketemu sama si rese itu."
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai id rumah yuta dan mio
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status