Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang kau khianati

Istri yang kau khianati

Baru kemarin Naira datang, tapi sudah ingin pulang. "Loh kenapa?" tanyanya. "Nama Bibi siapa?" tanya Naira. "Nimah, Non." "Baik, Bi Nimah. Aku tau, apa yang aku lakukan adalah salah. Tapi jujur, aku tidak bisa menerima, Mas Rendra. Dan pernikahan ini. Aku tidak bahagia." Naira mengungkapkan isi hatinya. Dia tetaplah gadis kampung yang masih polos.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai ilal habibi khudzuni
Baca
+Pustaka
Imamku dari Seoul

Imamku dari Seoul

"Astaghfirullah, Kak Biya. Istighfar, Kak." Sabiya pun berguling ke sana dan kemari sambil memeluk bantal diiringi tawa dengan suara agak serak karena kerongkongannya yang kering bagai gurun pasir, "Ahahahah!" Idris langsung menghampiri. Dia meletakkan telapak tangan kanannya ke kening Kakak perempuannya itu, lalu membaca, "ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUM...."
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai ilal habibi khudzuni
Baca
+Pustaka
Rahasia Bibi

Rahasia Bibi

Melihat aku menatapnya tanpa berkedip, dia pura-pura marah dan berkata kepadaku, "Dasar bocah, ke mana kamu melihat? Aku ini tantemu! Palingkan kepalamu!" Aku dengan enggan menoleh ke samping, desahan menggoda darinya terdengar di telingaku. Desahan itu menyentuh hatiku, seperti kucing yang menggelitikku. Diam-diam aku mengeluarkan stoking, dan mulai memakainya untuk masturbasi. Tapi rasanya tidak benar, tidak semenyenangkan saat Tante mencubitku melalui selimut. Aku sangat ingin dia terus mencubitku.
18.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 449 kali sebagai ilal habibi khudzuni
Baca
+Pustaka
Raja Iblis dan Sang Tabib Cantik

Raja Iblis dan Sang Tabib Cantik

Ia menatap Xian Rong tajam dengan 'mata butanya'. Dulu, dia.. memujanya membayangkannya sebagai pria ideal. Tapi kini, hanya rasa jijik yang tersisa, sosok di hadapannya bukanlah pemimpin melainkan laki-laki cabul yang menjijikkan penuh hawa nafsu dan kerakusan. ‘Sampah berjubah emas’ ‘Kalau saja tubuh ini sudah pulih total,’ pikir Lian Qiyue ‘aku akan menunjukkan pada mereka alasan kenapa bunga mawar berduri dan darah tak selalu berasal dari luka kecil.’
10757 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai ilal habibi khudzuni
Baca
+Pustaka
Hasratku Menjadi Candunya

Hasratku Menjadi Candunya

Sebenarnya, yang paling ingin Cheng Nian’an katakan pada Shiyu adalah— Yu-jie, dengan reputasi kakakmu yang terkenal di seluruh Haicheng sebagai “Iblis Gunung Es”, selain kamu, adik perempuannya sendiri, siapa lagi yang tidak takut padanya? Ia, seorang gadis lemah lembut yang bahkan tak sanggup melawan ayam, kalau tidak takut, justru itulah yang tidak normal.
10698 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai ilal habibi khudzuni
Baca
+Pustaka
Gairah Sahabat Suamiku

Gairah Sahabat Suamiku

"Aku cuma ingin bicara dengan istriku. Minggir, Vi." "Istri kamu?" sindir Devi. "Yang mana? Yang ini? Atau yang di rumah yang lagi hamil itu?!" Zian menghela napas kesal. "Kamu tidak tahu apa-apa, Vi. Aku hanya khilaf." "Khilaf?!" Devi membentak. "Aku lihat sendiri kamu gandeng perempuan itu, tertawa dan bahagia mengelus perutnya. Itu bukan khilaf, itu pengkhianatan! Jangan pernah lagi ngomong soal khilaf di depan Lili, kamu tidak pantas untuk sahabatku!"
10351.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.2K kali sebagai ilal habibi khudzuni
Baca
+Pustaka
Benih Haram Sahabatku

Benih Haram Sahabatku

ucap Alina lembut seraya menyentuh bahu Helena "Gue nggak bakalan bisa jalan lagi, Ta. Gue cacat seumur hidup." Pandangan Helena menerawang. Entah bagaimana kehidupannya kelak akan berakhir. Apakah akan menghadap Tuhan dengan kondisi seperti ini. Atau akankah ada seseorang yang datang menawarkan cinta dan kasih sayang? "Kita nggak tahu keajaiban Tuhan, len. Lu bisa bertahan sampai sekarang saja itu salah satu buktinya." Alina mencoba menasihati.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 565 kali sebagai ilal habibi khudzuni
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Suamiku

Hasrat Liar Suamiku

Ia malah kegirangan. “Kau sudah gila, Dewa! Apa yang terjadi padamu? Kenapa kau bisa jadi iblis seperti ini?!” Aku tidak terima, memaki dengan dada yang dipenuhi oleh benci. Rasa cinta itu hilang sudah, tidak lagi ada yang tersisa meski secuil untuknya. “Tuan, saya ingin mengantarkan makan malam.” Lagi, kembali terdengar ketukan di pintu kamar. Kali ini jelas jika itu suara Ruri.
1019.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 666 kali sebagai ilal habibi khudzuni
Baca
+Pustaka
Cinta Abu-Abu

Cinta Abu-Abu

“Tidur lagi dia.” “Parah sih…” Wali kelas menghela napas panjang. “Kamu lembur kerja lagi?” Brian diam sebentar lalu mengangguk kecil. Bukannya marah, wajah wali kelas malah berubah sedikit iba. “Cuci muka sana.” “Iya, Bu.” Brian berdiri malas sambil mengambil botol minumnya. Dan untuk pertama kalinya…
145 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai ilal habibi khudzuni
Baca
+Pustaka
Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

"Dia itu kan cocoknya perhiasan imitasi, mana cocok dia dengan perhiasan mahal di sini, belikan aku kalung yang itu sayang!" Zahira mendelik gusar melihat tingkah Akila. "Rupanya kau cukup punya nyali meminta suamiku membelikan perhiasan!" Suara Zahira cukup keras, baik pengunjung maupun pelayan segera memperhatikan mereka. Akila menggunakan kesempatan itu untuk mempermalukan Zahira. "Dasar perempuan tak tahu malu, demi kaki ayahmu yang lumpuh itu kau merebut tunangan sahabatmu sendiri!"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai ilal habibi khudzuni
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status