Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesempurnaan Cinta

Kesempurnaan Cinta

“Kamu memang perempuan gak tau diri, ya!” Nela tertawa mendengar remehan itu. Dia merasa ada yang lebih remeh dari dirinya “Kalo saya perempuan yang gak tau diri. Lalu kamu apa? Perempuan yang gak tau malu?” Lantas Anisa mengepalkan tangannya, rasa kesal kepada Nela memuncak. Apa maksudnya perempuan yang gak tau malu itu? “Kamu itu menikah dengan seorang pemimpin perusahaan. Harusnya kamu sudah kasih dia keturunan, tapi sekarang apa? Belum juga bisa hamil. Itu apa namanya kalo gak tau malu?”
3.0K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as imperfect pervert
Read
+Library
No Marriage is Perfect

No Marriage is Perfect

Ia tidak bisa berkata-kata, karena menurutnya hal seperti ini tidak seharusnya mempengaruhinya. "Sayang sekali, kami sudah menghabiskan malam bersama. Aku tidak tahu kalau kamu menyukainya. Seandainya aku tahu lebih dulu, aku akan mempertimbangkan untuk memberikannya padamu. Bagaimanapun, dia tidak sesuci yang kamu pikirkan. Dia tetap bekas orang lain sebelum aku menyentuhnya," jawab Felix dengan nada santai. "Tidak semua yang terlihat polos itu, benar-benar polos. Dia ... wanita yang menghalalkan segala cara hanya untuk meraup keuntungan." Felix melanjutkan.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 21 Times as imperfect pervert
Read
+Library
Suami yang Tak Sempurna

Suami yang Tak Sempurna

Namun, dahinya mengerut saat melihat nama si pengirim pesan. Siska : Pak Arga, boleh minta bantuannya Pak? Saya bingung karena tidak punya persediaan pembalut. Arga mengerutkan dahinya dengan pesan Siska tersebut. Berulang kali ia bahkan terus membaca pesan tersebut, berulang kali pula Arga seakan bergelut dengan pemikirannya. Harusnya hal ini sangat tidak etis bukan? Seorang perempuan yang bukan mahram, meminta bantuan tentang hal-hal pribadi seperti ini. Namun, Arga hanya mengambil sisi postifinya, mungkin Siska hanya spontan, mengingat tadi sebelum gadis itu ke kamar mandi untuk mengecek keadaanya, hanya Arga yang tahu apa yang sedang dialaminya. Hingga akhirnya ia pun memutuskan apa yang
102.5K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as imperfect pervert
Read
+Library
Unperfect Marriage Revenge

Unperfect Marriage Revenge

Tatapan menusuknya beralih dari Erlan ke Rendra yang berdiri tepat di belakang Erlan, pria itu terlihat datar dan tak terbaca. "Silahkan bongkar saja semua perselingkuhan palsu itu. Kamu tidak akan mendapatkan apa-apa selain dari hanya mempermalukan dirimu sendiri. Kamu bahkan akan dicap sebagai wanita yang tidak tahu diri. Karena apa? Karena kamu kurang bersyukur dengan semua kemewahan yang sudah aku berikan padamu dan juga keluargamu. Kamu seperti anjing yang menggigit orang yang sudah menolongnya!"
102.6K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as imperfect pervert
Read
+Library
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Jika bukan untuk membahas hubungan mereka —yang berakhir dengan brutal, maupun membahas soal sanctum, seharusnya tidak ada urusan Sorrel datang ke sini. “Aku ingin membahas tentang hal yang sangat unik.” “Unik bagaimana?” Ara menatap Sorrel dengan wajah serius. “Kemarin, salah satu cucuku—maksudku Imperfect. Kau tahu bukan istilah ini?” Ara mengangguk. Tentu saja dia tahu istilah itu. Istilah untuk manusia dengan sedikit kekuatan Elf. Imperfect—tidak sempurna.
9.538.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as imperfect pervert
Read
+Library
Pernikahan Yang Tak Sempurna

Pernikahan Yang Tak Sempurna

Damar mulai emosi. "Iya, tentu saja imanmu tidak kuat. Kalau imanmu kuat, setelah kamu mengucapkan ijab kabul, kamu tidak akan tergoda perempuan manapun. Kamu akan selalu menghargai istrimu." "Tapi aku tidak mencintaimu," teriak Damar. "Aku juga tidak mencintaimu, tapi aku berusaha menjadi istri yang baik. Aku berusaha membuka hatiku untukmu. Sebenarnya bukan rumah tangga seperti ini yang aku impikan. Aku hanya ingin rumah tangga yang normal."
1072.5K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as imperfect pervert
Read
+Library
PERFECT FAKE HUSBAND

PERFECT FAKE HUSBAND

Loura berupaya untuk kembali berpikir jernih, walau tekanan dari rasa takut terus menguji keberanian dirinya melawan jerat kejadian keji di masa lalu. Menghantui menerus sebagai mimpi mengerikan setiap saat. Paling sering di malam hari. Namun, tak jarang dialaminya ketika siang juga, seperti sekarang. Loura tidak pernah bisa merasakan terlelap dengan nyaman dan mendapatkan bunga tidur yang indah. Sebuah kemustahilan tak mungkin terwujud selama rasa bersalah menghantuinya setiap waktu.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as imperfect pervert
Read
+Library
Mr. Perfect

Mr. Perfect

Menutup wajah dengan kaus lusuh. Kalian lihat kan, laki-laki payah yang tengah berbaring seperti mayat di atas sofa itu? Yang sedang tidak berdaya, dan berbau bangkai? Yap, itu si MR. Perfect. Dan kini, sudah tidak lagi menjadi perfect. Aku sudah menjadi gembel. Aku tidak beranjak dari sofa ini kecuali untuk buang air. Sudah seminggu aku tidak mandi, tidak mencukur kumis dan merapikan janggut. Ruang tengah apartemenku dipenuhi sampah.
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 321 Times as imperfect pervert
Read
+Library
The Perfect Stranger

The Perfect Stranger

"Maksudnya?" "Jadi intinya, si pria hidung belang ini ngomong kalau perempuan yang dia beli gak profesional dan malah kabur saat itu dan dia kecewa banget sama mucikarinya. Abis itu dia nyebut nyebut tentang perempuan jalanan." Bima mulai memahami maksud cerita Arthur yang jika dipikir-pikir sangat berhubungan dengan kasus ini. "Lo tau, siapa yang ngomong ini?"
104.6K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as imperfect pervert
Read
+Library
Sekretaris Ceroboh Kesayangan Tuan Perfeksionis

Sekretaris Ceroboh Kesayangan Tuan Perfeksionis

“Kadang-kadang, saya merasa seperti semuanya harus sempurna, tapi setiap kali saya mencoba, malah makin berantakan.” Alister berhenti sejenak dan memandangi Harika. Setelah beberapa detik, ia akhirnya berkata dengan suara pelan, “Kita semua punya kelemahan, Harika, tapi bukan berarti kita tidak bisa memperbaikinya. Tenang saja, kamu tidak harus sempurna.” Harika menatapnya, merasa sedikit lega meskipun rasa cemasnya masih ada. “Terima kasih, Pak!"
5.9K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as imperfect pervert
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status