Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Dari Lembah Hitam

Pendekar Dari Lembah Hitam

"Kamu tidak perlu tahu siapa aku. Aku hanya akan menjelaskan sedikit tentang menara Salam padamu." "Menara Salam terdiri dari 7 tingkat, setiap tingkatan memiliki batas untuk setiap orang. Semakin tinggi kamu naik, semakin besar kemungkinan untukmu menerobos banyak tingkat," ucap suara misterius. "Jika aku sampai tingkat ketujuh bisakah aku melihat api Nirwana," sahut Saga. "Aku menjamin kamu akan bisa melihatnya, tapi itu kalau kamu berhasil sampai ketingkat 7. Jika kamu menyerah di tengah jalan, bersiaplah menerima kejutan," ucap suara misterius.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai imrithi berapa bait
Baca
+Pustaka
Hijrah Cinta Bryan

Hijrah Cinta Bryan

Ia yakin, Bryan pasti berusaha kerasa untuk belajar mengimami salat, entah pada siapa pria itu belajar. Setelah mengucap salam terakhir, Bryan mengusap wajahnya. Ia belum hafal wirid, masih proses menghafal, sehinggalah, ia langsung mengucap tasbih, tahmid dan takbir, sebanyak tiga puluh tiga kali, sependek yang ia ingat. Zeliya maklum, ia hanya mengikuti suaminya berzikir.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai imrithi berapa bait
Baca
+Pustaka
Batal Di Madu

Batal Di Madu

gerutu Raga pelan. Dengan berat hati Raga pun mengangkatnya. Raga pun menyalakan speaker sehingga terdengar suara bariton yang tak kalah nyaringnya seperti Raga. “Kenapa lama sekali kamu mengangkat telepon dari Papi? Kamu enggak di rumah wanita itu, kan? Jangan sampai Papimu ini mati mendadak mendengar kabar buruk dari kamu ya? Apalagi kalau sampai di dengar Opa.”
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai imrithi berapa bait
Baca
+Pustaka
Kesatria Tangan Peniru

Kesatria Tangan Peniru

Baiklah, mari kita kembali ke topik. Setelah mengetahui bahwa Ibu ratu telah berhasil mencapai tingkat kesepuluh dari Immortal Kuno, Krisna mengajukan pertanyaan yang membuatnya khawatir: "Berapa banyak batu immortal tingkat atas yang dibutuhkan untuk menciptakan Immortalis Kuno tingkat kesembilan?" “Enam puluh ribu!” jawab sang ratu. Angka ini masih dalam kisaran yang dapat diterima Krisna.
1018.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai imrithi berapa bait
Baca
+Pustaka
Pendekar Tanpa Wajah

Pendekar Tanpa Wajah

Setelah membagikan seragam dan token, Murid Dalam itu pergi meninggalkan barak tersebut. Yao Chen menatap seragam di tangannya. ‘Warnanya putih. Barakku tadi bernomor 727. Dengan diterimanya 200 ribu peserta, maka akan ada 10 ribu barak di lembah ini. Yah, karena tempat ini seluas Indonesia, aku tak heran kalau Pelataran Luar bisa memiliki puluhan ribu barak.’
9.947.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai imrithi berapa bait
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Batal Nikah Membawa Berkah

Batal Nikah Membawa Berkah

jawab bu Sartinah dengan santai. "Loh, emangnya kenapa bu? Apa ibu mau mengusir Mira dari rumah setelaca Bapak," rengek Mira pada Ibunya. "Kamu itu sekarang sudah menikah, sudah sepantasnya kamu ikut dengan suamimu. Masalah pengajian Bapakmu tak perlu khawatir semuanya sudah diurus sama keluarga ibu dan juga Bapak, kamu cukup doakan Bapak dari sana. Insya allah doanya akan tetap sampai kalau kamu sungguh-sungguh mendoakan Bapakmu, Mir," ucap bu Sartinah panjang lebar.
103.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai imrithi berapa bait
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

BRAK Begitu pintu mahoni tebal berkunci otomatis itu tertutup dengan bunyi klik yang solid, dunia di luar seakan runtuh dan tidak lagi berarti. Victor tidak membuang waktu satu detik pun. Ia menerjang Batari dengan kegilaan seorang predator yang kelaparan, seolah-olah wanita di hadapannya adalah mangsa paling suci sekaligus paling berdosa yang pernah diciptakan semesta.
10432 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai imrithi berapa bait
Baca
+Pustaka
RATU VELENDOR

RATU VELENDOR

"Selain itu juga pengaruh Pohon Cahaya cukup cukup besar dikarenakan ..." Saat ini, Thalassa mengigat jelas di sini. Bahwa luas Pulau Bitan ini tidak lebih dari 9 hektare tanah dan berada di atas bebatuan. Penjara itu dapat menahan lebih dari 7.000 di dalamnya tidak termasuk para stafnya dan penjaganya. Hingga saat ini, rumah tahanan hanya memiliki kurang dari 100 orang! Dan semuanya dapat keluar dari penjara dalam waktu dekat. Alasannya, adalah karena mereka berperilaku baik.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai imrithi berapa bait
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Setiap titik melambangkan angka - angka dari 1 hingga 188 yang menunjukkan kualitas dan tingkatan para peserta yang berhak dan merasa layak mengambil posisi tempat itu. Setiap titik berbentuk seperti bangunan megah yang diukir dengan tangan dewa dan semakin rendah tingkatannya maka akan semakin bawah posisi yang layak dan diperoleh oleh para peserta. Selain itu ukiran bangunan yang bersinar itu berbentuk istana dan semakin tinggi tingkatannya akan semakin megah dan mewah posisi yang ia dapatkan. "Kembalinya Immortal..."
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai imrithi berapa bait
Baca
+Pustaka
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Sambil melipat tangan di depan dada, dia berkata dengan tersenyum kejam, "Hah! Wanita murahan ini pasti mengira dirinya bisa merebut harta keluarga suamiku hanya karena mengandung anak haram suamiku, 'kan?" "Anak itu mati karena Tuhan bahkan nggak mengizinkan hal itu terjadi! Kamu pantas menerimanya!" Aku menggigit bibirku dengan keras, berusaha agar tidak pingsan. Kemudian terdengar suara langkah kaki yang terburu-baru dari pintu masuk hotel. Suara itu makin dekat, lalu terdengar suara orang yang sangat kukenal, "Kiara!"
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai imrithi berapa bait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status