Cinta Kedua Setelah Menjanda
Yang saat pindah kamar kemarin, menjadi barang yang termasuk tidak boleh dia bawa.
“Boleh.” Farel meletakkan ponselnya. Membuka laci, dan mengeluarkan sejumlah uang. Lelaki muda itu menghitung tiap lembarnya di depan Tiara. “Nah, pas tiga juta ya, Kak. Buku selanjutnya mungkin akan lebih cepat, karena tokohnya masih sama, cuma beda cerita aja.”
Tiba-tiba tangan Tiara bergetar, air mata juga terasa mulai mendesak. Terharu. Hilang sudah perasaan sedih di rumah tadi.