Pernikahan Gila
"Itu sudah tidak penting lagi, yang jelas Raya yang ini sudah jatuh cinta padaku."
"Apa yang kau rasa saat ini?"
"Bahagia, sangat bahagia menjadi orang biasa." Fajar meneguk segelas air lalu mencuci tangannya sampai bersih. Semua bekal sederhana itu habis dalam hitungan menit.
"Aku juga bahagia," kata Raya, dia mengangkat wajahnya, menantang tatapan Fajar yang menatap lembut dirinya.
"Aku ingin pernikahan yang sederhana seperti ini, setelah masalah kita tuntas. Setelah hukuman ini selesai, kita harus kembali ke Jakarta terlebih dahulu."
Hot Chapters