Jodoh satu RT
Bukannya pergi, Romeo justru mengunci pintu kamar lantas menghambur memeluk Serena.
“Hamil, kamu hamil,” tawa Romeo tak lupa ia usap punggung Serena lembut. “Anakku, anak kita, Serena,” lanjutnya.
“Bukan! Lepas, Romeo!” Serena bergeliat. Romeo melepaskan pelukan, lantas naik ke atas ranjang sambil tersenyum lebar.
“Ngapain kamu!” bentak Serena. Romeo masih tersenyum, ia rebut foto USG dari tangan Serena, diusap pelan lalu ia letakkan di dadanya. “Meo! Aku nggak mau kamu di sini!”
ตอนยอดนิยม