Pilihan Kedua
Aku memegangi kedua pipiku yang sangat sakit karena cubitannya yang tak berperasaan itu.
“Dan kamu bakal kehilangan temen kayak aku, aku ragu kamu bisa ngelakuin itu.” Lucas tertawa dengan penuh kemenangan, dan aku hanya mencibirnya.
“Duh, masih pagi udah mesra-mesraan aja kalian.” Dwi menimpali kami berdua yang tiba-tiba saja sudah muncul di tengah-tengah kami.
“Ada yang lebih iri, Wi, tapi si Lucas ini sok kegantengan banget ngacuhin cewek itu,”
Hot Chapters