Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rumah Kakek

Rumah Kakek

Tak terasa, sudah satu minggu kami menempati kontrakan mungil ini. Saking nyamannya dengan suasana baru, kami hampir lupa mengecek bagaimana keadaan rumah kakek sekarang. “Dara, pulang sekolah nanti, kamu ikut ayah ke rumah kakek, ya? Sekalian bawa panci yang ibu bilang kemarin. Lagian ibu ini ada-ada aja, kok bisa sih panci itu ketinggalan?!” canda ayah geleng-geleng kepala.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as kaca kantor
Read
+Library
Sssttt! Orang Kantor Nggak Perlu Tau!

Sssttt! Orang Kantor Nggak Perlu Tau!

Begitu kakinya menapak pada anak tangga bawah, Cassandra langsung menyandarkan punggungnya ke dinding semen, mengembuskan napas panjang yang sejak tadi tertahan di dadanya. "Raffa mulai curiga," desis Cassandra lirih, memijat pelipisnya yang kembali berdenyut pening. "Dia bukan tipe orang yang gampang menyerah kalau sudah mencium sesuatu yang janggal. Aturan kantor tentang hubungan sesama karyawan itu mutlak. Kalau dia sampai melapor ke HRD..." "Dia tidak punya bukti."
10718 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as kaca kantor
Read
+Library
AKU DITALAK KARENA TIDAK BEKERJA

AKU DITALAK KARENA TIDAK BEKERJA

“Kenapa aku bisa lupa tanya namanya? Masa iya, aku harus balik ke kantor Pak Gunadi Cuma buat nanya nama si cewek Cleaning Service itu, garing banget!” gerutunya sambil bolak balik jalan di dalam ruangan kantornya.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as kaca kantor
Read
+Library
Status Kontrak dengan Kakak Angkat

Status Kontrak dengan Kakak Angkat

kata Alex yang melihat ponselku terus saja bergetar. "Udah biarin aja, aku lagi nggak mau diganggu. Soal kantor aku udah serahin sama asisten pribadi aku, Panji. Sebaiknya kita ke ruangan Liana sekarang!" ajakku pada Alex. Tin! Tin! Tin! Bip! Bip!
103.0K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as kaca kantor
Show Reviews (8)
Read
+Library
Arwend Arau
Hai, selamat datang di cerita pertama Arwend Arau. Terima kasih yang sudah baca dan meramaikan cerita ini. Jangan lupa tinggalkan ulasannya ya. Ulasan yang positif dan membangun supaya lebih semangat lagi untuk up cerita, ...
Herti Herti
cerita nya aku suka,sepertinya akan banyak sekali rahasia didalam ceritanya,dan bikin penasaran,saya suka nama tokoh nya,semangat terus Thor semoga kisah nya menginspirasi banyak orang,dan tetap sehat agar bisa terus berkarya tentunya,dan memberikan semangat kpda semua orang untuk membaca...️
Read All Reviews
Tergoda Cinta Teman Satu Kantor

Tergoda Cinta Teman Satu Kantor

"Kafe gue bakal bangkrut kalau mempekerjakan karyawan kayak lo." Aku tertawa. "Gitu amat lo sama gue." "Selain dapur gue yang bakal ancur gara-gara lo yang nggak bisa masak, kue-kue yang gue sediain di bakery buffet pasti ludes lo embat." Aku makin tertawa ngakak. Lalu manyun sesaat. "Belum juga gue jadi karyawan lo. Udah difitnah gini." "Belajar dari pengalaman sih. Lo itu cocoknya kerja kantoran. Bukan kerja di restoran," ujar Lula menyendok potongan alpukat yang tenggelam di kuah es lantas memakannya.
9.57.6K viewsOn holdAdded to Library 304 Times as kaca kantor
Read
+Library
Kejar Target, Bang!

Kejar Target, Bang!

Awas, ya ke tempat enggak bener! [Ya, Allah. Ma, satu-satu dong!] [Heleh!] [Caca lagi di jalan, ini mau pulang.] [Jalan mana? Jalan Sumatera?] [Ngapain ke Sumatera?] [Jangan ngalihin pembicaran, ya! Cepet jawab!] [Caca tuh, beneran lagi di jalan mau pulang—] [Sejak kapan dari kantor ke rumah makan waktu empat jam?]
102.2K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as kaca kantor
Read
+Library
Pelayan Kecil Idaman Tuan Majikan

Pelayan Kecil Idaman Tuan Majikan

tanya Keyla melihat kantor tanpa tulisan apa pun di depannya. “Ini kantor cabang.” Kai keluar dari mobil. “Kenapa perasaanku tidak enak.” Keyla memperhatikan sekitar yang benar-benar sepi. “Selamat datang, Tuan. Semua sudah siap. Anda hanya perlu masuk ke ruang foto.” Seorang pria menyambut kedatangn Kai dan Keyla. “Terima kasih.” Kai tidak melepaskan tangannya dari Keyla. Membawa gadis itu ke ruangan foto.
1015.1K viewsOngoingAdded to Library 378 Times as kaca kantor
Read
+Library
DENDAM ANAK LELAKIKU

DENDAM ANAK LELAKIKU

Di lantai itu dia hanya melihat satu set sofa dan juga counter resepsionis dengan seorang resepsionis cantik sedang berada di sana menyibukkan diri entah apa. Raka memang membiarkan lantai 1 nya lebih kosong karena jika malam dia memasukkan mobilnya kesana. "Kantor apaan sih ini? Lo kerja dimana?" Pertanyaan Vanno sedikit terasa angkuh buat Raka. "Ada di lantai atas. Mau naik?" tawar Raka. Vanno terdiam nampak menimbang. "Boleh," katanya kemudian.
1051.5K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as kaca kantor
Read
+Library
CEO yang Kubayar Setelah Semalam

CEO yang Kubayar Setelah Semalam

Uhh, kalau kembali ingat soal percakapannya bersama Adrian semalam, Kilaara jadi badmood. "Hah serius? Ini Pak Adrian yang kita tau kan? Apa ada nama Adrian lain?" Leo tampak tak percaya dengan ucapan Kilaara. "Siapa lagi lah kalau bukan CEO kita. Lo kira di kantor ini nama Adrian banyak gitu?" Kilaara menaiki tangga menuju lantai dua berada. Maklum, kantor cabangnya ini termasuk kecil, hanya terdiri dari dua lantai saja. Kalau kantor pusat, jangan ditanya. Kantor mereka berada di dalam gedung pencakar langit yang lagi famous sekarang.
655 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as kaca kantor
Read
+Library
Setelah Kau Mendua

Setelah Kau Mendua

Aira menyerahkan segala keperluan Kenzo kepada Rita yang biasa ia panggil bude. Aira memesan ojek online untuk pergi ke kantor yang ia tuju. Ia sangat merindukan suasana kerja yang dulu pernah ia jalani. Tidak butuh waktu lama, akhirnya sampai juga di sebuah perkantoran yang cukup besar. Tak sulit bagi Aira untuk mencari kantor tersebut. "Wow, sepertinya ini perusahaan yang bonafit. Semoga nanti aku bisa bekerja disini," kata Aira dalam hati, ketika ia sudah masuk ke gedung kantor itu.
1075.8K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as kaca kantor
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status