Yuk, Nikah!
Lantas, yang bisa kulakukan hanya panik dan kesal.
“Ck! Di mana, sih?!”
Belum juga kutemukan sebelah kaus kakiku itu, tetangga sebelah malah ikut-ikutan menyanyikan lagu yang ia putar keras-keras. Ya Allah, sungguh membuat telingaku sakit sekali. Bukan soal lagunya yang bukan seleraku, tapi suara sumbangnya ituloh. Duh.
“Apa salah dan dosaku, Sayang ....”