Red in Us
Namun, dia juga tidak mungkin memperlihatkan kecemburannya, sementara dia datang ke sini untuk berbaikan dengan Katha.
“Duduk sini aja,” ujar Katha sambil menarik kursi sebelah jendela. Dari tempat itu, mereka bisa melihat halaman depan restoran yang berumput hijau dan jalan raya.
Saat mereka sudah duduk, seorang pelayan pria datang menghampiri mereka. Di tangan pria itu ada dua buku menu.
“Selamat datang di Le Meurice. Ini buku menunya, silakan ….” Ucapan pria itu terhenti, hingga membuat Katha dan Rabu mendongak.
Hot Chapters