Gairah Teman Suamiku
"Kalau bosan dengan istri, datang saja pada kami. Kami jauh lebih menyenangkan, lebih panas, lebih tahu cara membuatmu puas."
Rey menyeringai, matanya sayu namun penuh gairah murahan. Dia meneguk minumannya sekali lagi, lalu kembali menenggelamkan diri dalam pelukan wanita-wanita itu, seolah melupakan seluruh dunia di luar ruangan karaoke itu.
Malam semakin larut. Musik dari ruang karaoke mulai tak terdengar lagi, digantikan suara tawa dan desahan tipis dari balik pintu kamar VIP yang Rey pesan secara mendadak.