Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Cute Spy

My Cute Spy

AKP Budi memberikan barang yaitu sebuah alat berbentuk gelang yang terbuat dari tali satin berwarna hitam yang berguna untuk mengirim sinyal darurat jika ada sesuatu yang bersifat gawat. "Putuskan talinya jika kamu dalam keadaan berbahaya". Amara menerima gelang tersebut lalu memakainya di tangan kanan. "Apakah ini awet pak". "Maksud kamu?". "Apa tidak apa apa jika terkena air?". "Hei, kamu meremehkan kualitas gelang itu. Mau kamu rebus semalaman juga tidak akan rusak. Paling matang". "Hahaha. Saya hanya bercanda pak".
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai karet gelang
Baca
+Pustaka
Lelaki Dua Wajah

Lelaki Dua Wajah

jerit Karel, dengan tangan yang terkepal erat, menarik kuat rantai besi yang terpatri pada langit-langit ruang bawah tanah itu. Lewis menyeringai sinis, mundur beberapa langkah untuk memberi ruang kepada si telinga runcing mendekati Karel. "Hehe ... kali ini aku akan mengoyak dan mencacah tubuhmu sampai hancur!" pongah si telinga runcing. "Bersiaplah!" Cetaaas! Suara desing cambuk terayun kencang membelah udara hampa. "Mampuuus!" teriak si telinga runcing.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 965 kali sebagai karet gelang
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Ikatan sapu lidi yang diikat karet gelang. Semua orang langsung bengong melihat benda itu bahkan Gayatri sampai mengernyit. “…apa itu?” Rangga santai mengangkatnya sambil nyengir. “Alat tes.”
10884 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai karet gelang
Baca
+Pustaka
Humming of Death

Humming of Death

“Oh, jadi kau penasaran? Kalau begitu, biar kutunjukkan.” Ia membuka kotak itu perlahan. Di dalamnya, tergeletak sebuah gelang giok putih dengan ukiran halus misterius, bercahaya indah di bawah lampu. Di sampingnya, sebuah belati berhulu giok berkilau tajam, jelas bukan barang sembarangan. “Lihat ini…” Garrett mengangkat gelang itu, memutarnya ke arah cahaya. “Hadiah pernikahan yang sempurna untuk calon istriku.”
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai karet gelang
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

Hanya angin—angin yang tak menggoyangkan rumput, hanya menyentuh kulit seperti bisikan. Rakasura melangkah pelan, menyentuh satu demi satu permukaan batu. Ukiran spiral semakin sering muncul, dan di tengah pelataran padang itu, berdiri satu tiang batu yang tidak patah—utuh, menjulang, dan di pucuknya tergantung sesuatu: gelang. Bukan gelang emas atau logam biasa. Tapi gelang kayu yang disatukan dengan benang merah. Tampak rapuh, namun memancarkan aura yang tidak bisa dijelaskan. Ayu melangkah mendekat.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai karet gelang
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

Aku sih bodo amat. "Lepas kagak?!" Entah dapat dari mana karet gelang yang Giko pegang sekarang. Detik berikutnya tautan kami sontak terlepas karena kunyuk itu menjepret-nya dengan karet sialan itu. Yang kena jepretan Danar, tapi yang terkejut aku. "Resek lo!" Aku langsung meraih kembali tangan Danar dan mengabaikan decakan Giko.
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai karet gelang
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
JERAT CINTA SANG RENTENIR

JERAT CINTA SANG RENTENIR

Ah, shit. Pikiranku ternoda gara-gara melihat pemandangan seperti itu. "Kau lihat apa?" Aku terperanjat saat Ren selesai memakai kaosnya. Aku memilihkan ukuran yang paling besar kepunyaan Adit, karena bentuk tubuh mereka jauh berbeda. Adit jauh lebih kurus dan tidak setinggi Ren. Bahkan celana pun tak akan mungkin muat bila dipakainya.
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai karet gelang
Baca
+Pustaka
Gelora Hasrat Kakak Ipar

Gelora Hasrat Kakak Ipar

Dan saat Belinda keluar dari kamarnya, Belinda terdiam sejenak saat melihat Lorena yang juga memakai kalung yang sama dengannya. "Oh, aku baru sadar kalau kalung kita sama, Lorena," seru Belinda berbasa-basi. "Ah, aku juga tidak menyangka, Kak. Tapi aku turun duluan ya," sahut Lorena yang melangkah dengan anggun turun ke bawah. Lorena memakai gaun berwarna gold, warna kesukaannya yang menonjolkan bentuk tubuhnya dan seperti biasa, Lorena mempunyai hobi mempertontonkan asetnya.
10289.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai karet gelang
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Kalung yang menggantung di lehernya terdiri dari cakar, tulang kecil, dan serpihan kain hitam yang terlihat seperti telah direndam dalam sesuatu yang gelap. Namanya Ki Darma Wijaya. Dukun terakhir yang pernah berhubungan langsung dengan asal-usul kain itu. “Kau… tidak seharusnya kembali,” suara dalam kain itu bergema, berat dan serak seperti dua suara berbicara bersamaan. Ki Darma hanya tersenyum miring. “Dan kau… tidak seharusnya berkeliaran, Kain Terlarang.” Kain itu menggeliat, membesar, seolah marah karena dipanggil dengan nama itu. Dari permukaannya, puluhan tangan kurus muncul, meraih udara seperti berusaha mematahkan leher Ki Darma.
6757 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai karet gelang
Baca
+Pustaka
KURENSIA

KURENSIA

jawab Tiara Agarish mengangguk. Dia mendekat kearah Aira, dia menyimpan ransel milik Aira di pundaknya, lalu menggendong Aira ala bridel style. Badan Aira tidak berat, entah berapa berat badannya. Tas Aira malah lebih berat dari badannya. Agarish berjalan keluar dari rumah Gino. “JANGAN MACAM MACAM KALIAN BERDUA!” teriak Agarish
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai karet gelang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status