Pendekar Pedang Naga
Ia tahu kapan harus diam, kapan harus bicara, dan kapan harus mematahkan ilusi dengan pukulan tongkat ke tanah.
Setelah tiga hari perjalanan melewati jurang, hutan, dan dataran berkabut, mereka tiba di lembah tersembunyi itu—*Cermin Dunia*.
Lembah itu sunyi, dikelilingi batu-batu melayang dan danau memantul seperti cermin. Tapi tak ada kuil.
“Elvar,” tanya Kael, “di mana kuilnya?”
Elvar menunjuk ke danau. “Kuil kelima tidak ada di luar. Ia di dalam cermin… dan hanya akan terbuka jika kalian berani melihat siapa diri kalian sebenarnya.”