Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Kini, semesta baru itu tidak hanya ceria, tapi juga memiliki "Ketangguhan yang Bijaksana" Sang Pustakawan Masa Depan mendekatimu, Nara. "Sekarang saatnya kau melihat apa yang benar-benar ada di dalam tas punggungku." Ia membuka tasnya, dan kau tidak melihat bintang atau galaksi. Kau melihat sebuah Cermin yang Menembus Layar. Di dalam cermin itu, kau melihat dirimu sendiri, namun bukan sebagai karakter "Nara", melainkan sebagai Manusia yang sedang mengetik kata-kata ini.
775 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kastil terpencil di dalam cermin
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Keris Naga Perak

Legenda Pendekar Keris Naga Perak

“Kalau ini cermin jiwa... aku akan memecahkannya sendiri.” Dengan satu teriakan penuh keyakinan, ia mengayunkan keris ke langit bayangan. Semuanya membeku. Seperti kaca yang baru saja retak, ilusi di sekeliling mereka mulai pecah—satu per satu. Dinding runtuh. Bayangan hilang. Dan mereka berdiri lagi, di ruangan kecil dengan cahaya bulan menyorot satu titik: Sebuah peti tua.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai kastil terpencil di dalam cermin
Baca
+Pustaka
Menjinakkan sang Alpha Tiran

Menjinakkan sang Alpha Tiran

tanya Laila yang melihat keterdiaman sang Nona "Cermin" Laila segera memberikan cermin yang di minta oleh Aila. Begitu sudah berada di tangannya, segera dia raba wajahnya dan melakukan berbagai ekspresi konyol. Begitu menyadari wajah itu adalah dirinya, Aila berteriak dan melepaskan genggamannya pada cermin yang dia pegang hingga pecah. 'Itu aku? Tapi bagaimana bisa? Wajahnya begitu berbeda dengan ku? Apa yang sebenarnya terjadi?' batin Aila bertanya-tanya
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai kastil terpencil di dalam cermin
Baca
+Pustaka
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Cermin itu memiliki ukiran sulur yang aneh, objek yang muncul secara misterius bersamaan dengan kehadiran Elara malam itu. Sebuah bayangan perak berkelebat di ambang pintu. Malphas melangkah masuk dengan keanggunan seorang penguasa langit, matanya yang jernih menatap Lucian yang sedang berdiri mematung di depan cermin.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai kastil terpencil di dalam cermin
Baca
+Pustaka
Tersesat Di Dunia Pendekar

Tersesat Di Dunia Pendekar

Dan ketika purnama mulai memperlihatkan sinar indahnya bersama puluhan kerlip bintang, mereka semua berkumpul di teras rumah bersama dengan Ki Demang. "Ki, tolong beritahukan kami semuanya tentang Raka," pinta Dyah Lokapala. Namun sebelum Ki Demang menjelaskan tentang Raka, ia memutar ruang di sekitarnya dan memperlihatkan bagaimana pertarungan pemuda itu dengan iblis hitam. Pembicaraan keduanya yang berada di fase klimaks, sebelum iblis itu terpenjara di dalam dunia cermin menjadi fokus utama semuanya.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai kastil terpencil di dalam cermin
Baca
+Pustaka
DiSUKAI SILUMAN ULAR

DiSUKAI SILUMAN ULAR

"Astaga! Kenapa bisa pecah begini cerminnya?" tanya Hasan yang terkejut melihat banyak serpihan kaca dari cermin yang pecah. Hasan melihat sebuah cermin besar yang menempel di dinding rumah Rosa, pecah berkeping-keping. "Tadi tiba-tiba kepalaku pusing Bang, nggak sengaja tubuhku limbung ke arah cermin," kata Rosa yang masih dalam posisi terkulai lemas di dinding.
9.312.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai kastil terpencil di dalam cermin
Baca
+Pustaka
Paralaks Semesta

Paralaks Semesta

jelasnya yang tiba tiba panjang. "Maaf jika nanti membuatmu tersinggung, aku sempat berpikir dirimu itu hantu" kataku. Scarlet mengrenyit sementara itu aku tertawa terbahak bahak. Padahal ini bukan waktu yang tepat untuk tertawa ria. "Dimana kau menemukan cermin itu?" Tanyanya. "Aku menemukannya di toilet cowok"
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kastil terpencil di dalam cermin
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Raina memeriksa kopinya yang memang benar masih mengepul dan terasa panas di tangan. “Kalau gitu kita kesana” Raynal menunjuk sebuah bangku panjang yang berada tepat di taman perpustakaan. “Mau ngapain?” tanya Raina sambil melihat ke arah yang ditunjuk Raynal. “Tidur” jawa Raynal. “Ha?”
18.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai kastil terpencil di dalam cermin
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Api kecil tiba-tiba muncul di ujung jari bayangan dalam cermin itu, menari-nari seperti nyala lilin di tengah badai. Dan suara lirih terdengar dari balik kaca: “Kau tak bisa lari dari yang kau bakar sendiri.” Arlan menghantam cermin itu dengan tangannya. Kaca pecah berhamburan, darah menetes di lantai. Airin berlari menghampiri, menggenggam tangannya. “Lihat dirimu, Lan! Ini semua bukan nyata!” Arlan terengah. “Kalau ini bukan nyata, kenapa aku bisa merasakannya?”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kastil terpencil di dalam cermin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status