Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kata-kata itu meledak dengan semangat pemberontakan, kesepian, dan kejujuran yang brutal—hal-hal yang tidak pernah ia temukan dalam puisi-puisi kekaisaran yang membosankan dan penuh basa-basi. Sori terduduk lemas di kursi. Harga dirinya sebagai penyair terkenal di Bakkara runtuh seketika. "Hanya dengan satu kalimat ini..." bisiknya dengan suara serak, "setidaknya aku akan terbayang-bayang sepanjang hidupku. Bagaimana bisa dia menuliskan jiwa manusia hanya dalam empat kata?"
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

kata sang bhiksu. Sukma Harum tahu maksud kata-kata ini. Tentu sang bhiksu sudah mendengar bahwa pembantaian di rumah putri Sri Murti dilakukan dengan senjata Kujang. “Meskipun belajar seribu tahun pun, mustahil hamba menguasai ilmu Kujang Arka Kencana milik ibunda ratu,” kata Sukma Harum penuh kesungguhan. “Ada kah gerangan orang lain pun menguasai pula ilmu Kujang ini?”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Rahim untuk Anakku

Rahim untuk Anakku

Relativitas masa memang jauh berbeda berlari cepat bagi yang sedang terpikat merangkak lambat untuk yang tercekat ***** “Morning, Bee. Bangun gih. Mandi, terus sarapan,” ucap Lady membangunkan Kala seraya membelai rambutnya. Semalam saat ia pulang, memang Kala sudah terlelap. “Morning too, Honey. Gimana si Broto. Mau bantukah?” Kala menggeliat dengan malas.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Sejati

Takdir Cinta Sejati

Jadilah seperti lilin, agar engkau mengerti apa itu cinta dan ikhlas yang sebenarnya. Rabi'ah Adawiyah *** Kicauan burung kenari saling bersahutan di atas rimbunan pepohonan. Bertasbih memuji Allah Azza Wa Jalla . Rerumputan hijau bergoyang seirama dengan hembusan angin. Arunika pun telah memancarkan cahayanya di atas horizon sebelah timur, hingga menampilkan kehidupan alam semesta dengan hiruk-pikuknya keramaian umat manusia.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

Biar Kubayar Cincin Untuk Jalangmu

* Ada bagian yang tak bisa kutebak dalam hidup ini ketika seseorang yang kunilai tak akan pernah menghubungiku lagi tiba tiba menderingkan ponsel ini dengan namanya di layar ponselku, andai aku sudah mennghapus kontak demi mengingat bahwa aku bukan lagi menantunya mungkin aku tak akan mengenali lagi nomor itu. “Halo assalamualaikum,” sapa ibu mertua dari seberang sana, i mean" mantan ibu mertua. “walaikum salam indira, apa kabarmu,” jawabnya. “Aku baik, makin baik tiap harinya.”
5.738.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
PESONA ISTRI RAHASIA CEO

PESONA ISTRI RAHASIA CEO

Ada Jazli sebagai pemegang tampuk kuasa keluarga Jaedy. "Terserah Rara, aku ikut keputusan terbaik. Inginnya sih duel ajalah tapi nggak boleh main hakim sendiri ... semoga Allah catat sikapku ini bagai burung pipit." Jazli menegaskan diri, sebagai kakak dia membela adiknya tapi posisi anak, menerima keputusan Jamila. "Apaan, Kak?" tanya Yara. "Itu loh, Ra ... burung pipit dalam kisah nabi Ibrahim. Dia kan ngambil air dengan paruh kecilnya, bolak balik buat nyiram api yang membakar nabi Ibrahim."
9.852.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Tampilkan Ulasan (27)
Baca
+Pustaka
QIEV
Hai ... Syukron Katsir untuk semua yang sudah support Yara dan Pak Andaru, ya. Semoga kalian sehat selalu dan dilimpahi kelancaran rezeki, aamiin. Jangan lupa, mampir juga di judul lainnya. Yubarikallahu alaik.
Mawar_Melati
terima kasih buat Author yg telah memberikan kisah inspirasi pasangan Andaruu_Yara.. mengangkat Kisah rumah tangga yg sangat kental dgn kajian spiritualnya banyak pembelajaran yg bs d petik dr cerita ini.. sangat rekomended utk d baca... ......
Baca Semua Ulasan
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Bebas, rumuse kan menang kalah dirayakan. Perayaan atas kemenangan tersebut, yaitu dengan cara ... Raja Jayabaya mengeluarkan Prasasti Ngantang pada tahun 1135, yang dipahatkan inskripsi pendek menggunakan aksara Kadiri Kuadrat yang berbunyi "Pangjalu Jayati" atau Panjalu menang.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak Iblis

Melahirkan Anak Iblis

Ia lebih tertarik kepada kitab yang ia temukan. Marissa membuka halaman kedua kitab tersebut. Ada sebuah tulisan yang bercetak tebal di bagian atas halaman. Tulisan tersebut bertuliskan 'mantra untuk memperkaya diri'. Dibawah tulisan tersebut terdapat tulisan berbahasa Arab yang bertuliskan البدر ، في منتصف الليل المظلم ، على هامش نسيم الليل ، يا أزلة ، امنحنا الثروة. Arti mantra tersebut adalah 'Di bawah bulan purnama, di tengah malam yang gelap, Di pinggiran angin malam, Azalah, berilah kami kekayaan'. Dibawah mantra tersebut terdapat tata cara jika ingin melakukan ritual untuk memperkaya diri.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

Robet menjelaskan prolog tentang kitab alfiyah. "Bahkan isi kandungan nadzom alfiyah mempersembahkan kata-kata mutiara motivasi. Seperti dalam bait ke-25; farfa' bidzommin wansiban fathan wajur, kasron kadzikrullah abdahu yasur, yang artinya bercita-citalah setinggi langit dan beretikalah yang mulya serta rendahkanlah hatimu. Insya Allah dirimu akan mendapatkan kemudahan serta kebahagiaan dan mati dengan khusnul khotimah." Rasya menjelaskan. "Amin..." ucap gemuruh seisi ruangan. Bertepuk tangan atas apresiasi kata-kata mutiara kandungan alfiyah.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Jalur Karma

Jatuh Cinta Jalur Karma

ujar Khai sambil tersenyum mengejek. Juleha tak percaya dengan apa yang dikatakan Khai. Apa yang tadi pemuda itu ucapkan saja dirinya tak paham. Apakah itu sejenis mantra yang biasa digunakan oleh Khai untuk menjerat korban. Juleha menutup mulutnya lalu menggetok meja sebanyak tujuh kali sambil mengucapkan amit-amit jabang bayi, najis tralala, najis trilili. Salah satu mantra tolak bala yang diyakini mampu membentengi Juleha dari segala hal berbau mistis. "Itu buat cewek kebanyakan. Buat Juleha Nitara Jingga, nggak bakal ngaruh!" tegas Juleha sambil meraih sendok nasi yang diletakkan di atas meja.
2.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai kata bijak jalaludin rumi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status