Istri Mungil Dosen Tengil
“Gak…ini bukan salah kamu. Kata-kata mas emang nyakitin kamu, mas juga salah karena udah mengekang kebebasan kamu selama ini. Tapi semua itu, hanya karena mas takut kamu kenapa-napa karena bayi kita ini, sayang. Percayalah, melebihi apapun, termasuk calon bayi ini, kamu lebih dari apapun. Mas…gak bisa kehilangan kamu. Gak bakal bisa.”
Deg. Jantung Rindu berpacu lebih cepat. Dia memeluk Ragata lagi, dan menatap kedua temannya yang asik menonton mereka dari arah dapur. Rindu melotot garang, dan menyuruh mereka berdua pergi.
“Mas, kamu bau keringat.”
Melepas pelukannya. Ragata dibuat tersenyum dengan ucapan itu. Tangan Rindu membelai wajahnya, dan menghapus jejak air matanya.
ตอนยอดนิยม