Cinta yang Salah
Ya, perkiraanku benar, delapan atau Sembilan jam baru sampai di depan rumah.
“Besar juga rumahmu, Dear.”
“Iya, Ay. Kata ibu, dulu rumahku sederhana. Tapi, karena usaha mereka sukses, ya lihatlah hasilnya sendiri.”
“Orang kaya kok mau-maunya kerja merantau.”
“Hahaha. Kalau nggak merantau, aku nggak bakalan bertemu denganmu lho, Ay. Rugi dong. Sudah yuk, masuk dulu. Kamu pasti capek banget.”
Hot Chapters