Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

"Omong kosong. Ketagihan pura-pura mati, ya?" Kak Eki mendorong kacamatanya, sorot matanya dipenuhi rasa muak. "Trik menahan napas dan berpura-pura pingsan seperti itu, cuma bisa menipu orang-orang bodoh seperti kalian." Wajah Kak Dimas bahkan tampak makin muram. "Dia memang nggak tahan melihat Nara bahagia. Harus sekali membuat masalah di saat seperti ini!"
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai kata-kata sajak
Baca
+Pustaka
Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

Sacrifice : A Pen For The Garden Of The World

[Hidung Jaka Patah] Jaka memegangi hidungnya lalu berteriak “Kalian para banci ! beraninya bermain keroyokan ! “ Jaka menghubungi seseorang dan berteriak “Kaka ! cepat ke KopetMart sekarang ! Aku sedang di aniaya oleh preman !” Silvan berlari dan mengambil Smartphone Jaka lalu berteriak “Hey Sampah ! Oh tidak ,sepertinya kau lebih sampah dari bocah ini !” Silvan melempar Smartphone Jaka ke tengah Jalan , lalu Silvan menginjak – nginjak Kepala Jaka dan berteriak “Kau adalah Sampah yang tidak berguna !”
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai kata-kata sajak
Baca
+Pustaka
Sang Legenda dari Masa Lalu

Sang Legenda dari Masa Lalu

“Lamun pareng aya dina mangsa nu sarua, lamun cunduk dina waktu nu sarua. Hanjakal waktu teu saluyu jeung kahayang urang sarerea, kahayang ngan ukur lamunan anu moal datang. Panyeucreuk ati nu diwanti wanti, jajaka kasep nu di puja-puja. Ayeuna urang papisah, kapisah ku wanci jeung mangsa. Tujuh sagara ku kuring dijugjug, tujuh buana ku kuring disaba.” “Harepan ngadadak leungit, nu aya ngan ukur papait. Kanyaah ati ngan jadi kanyeri, kaheman rasa ngan jadi tunggara. Jajaka nu dipikacinta nyata teu aya ragana, tapi sanajan nepi ka erep alam dunya, rasa kuring ka anjeun moal pernah suda. Jajaka panutan ati sanubari, lamun bisa ngabalik wanci, kahanjakal pasti moal katepi, kahoncewang pasti mo
10140.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai kata-kata sajak
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Baca Semua Ulasan
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

“Bwahahahahaaa … sejak kapan aku ngajarin pake kata sapiang? Sapiang itu apaan?” “Sapi!” “Bwaahahahaha … mana ada bahasa Minang sapi jadi sapiang! Elu yang ngarang, Mbak!” Aku jadi gemas sekaligus geli mendengar pengakuan Mbak Kiki. "Kalau kucing jadi kuciang, kambing jadi kambiang, dan anjing jadi anjiang, emangnya gue salah kalau nyebut sapi jadi sapiang? kan tinggal tambahin ang doang?"
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai kata-kata sajak
Baca
+Pustaka
SAAT SUAMIKU SIBUK MENAFKAHI JANDA KAKAKNYA

SAAT SUAMIKU SIBUK MENAFKAHI JANDA KAKAKNYA

Sangat jahat dan mengerikan! "Apa menurut anda pantas punya menantu yang pandai menipu keluarga?" "Kamu dari tadi bertele-tele! Coba ngomong langsung saja, ada apa dengan Hanifah!" ujar Tante Siska dengan ucapan yang sedikit keras.
1062.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kata-kata sajak
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SAINGANKU

SUAMIKU SAINGANKU

Aku langsung menoleh tajam, wajahku memanas. "Jangan ganggu aku! Ini penting!" bentakku. "Serius amat sih," katanya sambil terkikik, jelas menikmati lihat aku uring-uringan. Akhirnya, setelah hampir satu jam bertengkar kecil, kami selesai juga. Mading itu penuh dengan tempelan konsep acara, tanggal pementasan, serta formulir pendaftaran untuk yang mau tampil. Baik menyanyi, menari, drama, atau baca puisi.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kata-kata sajak
Baca
+Pustaka
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

Tampaklah halaman obrolan kami. "Kakak, aku salah. Aku bersedia mengakui kesalahanku. Kumohon, keluarkan aku. Aku nggak bisa bernapas." "Kakak, keluarkan aku. Aku bisa mati, aku sesak napas." "Kakak ...." Semua pesan tak terkirim itu membuat penglihatan Joseph menghitam. Dia terduduk di lantai.
8.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai kata-kata sajak
Baca
+Pustaka
Dinodai Kakak Sebelum SAH

Dinodai Kakak Sebelum SAH

Semoga Mama bisa melihatmu sekali lagi di dunia, jika tidak maka semoga kita dipertemukan di surgaNya. Maafkan Mama ... Nandini Sanjaya Tulisan tangan yang sangat berantakan seperti ditulis dengan tergesa. Ada beberapa bercak di antara kata yang sudah memudar hanya seperti bekas air berwarna kekuningan. Entahlah tak ada yang bisa menebaknya bekas apa itu. Kecuali dialah sang penulis kalimatnya di kertas.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai kata-kata sajak
Baca
+Pustaka
Sang Kakak Buat Aku Tergila

Sang Kakak Buat Aku Tergila

"Sari." "Oke, fine." Sari mengangkat kedua tangan, menyerah. "Aku gak bilang apa-apa." Sari mengunci mulutnya dengan gerakan tangan. Suasana sepi sesaat. Aluna kembali melihat sketsa di mejanya, mencoba mengalihkan pikirannya ke garis-garis dan proporsi yang masih perlu diperbaiki. Tapi entah mengapa, kata-kata Arjuna tadi masih bergema di kepalanya. 'Kamu akan tetap cantik dengan pakaian apapun.'
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai kata-kata sajak
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

"Ah, yang saya dengar hanya rumor. Dia mantan istri dari 'menantu sampah' yang tidak becus yang pernah bekerja di gudang Anda, bukan? Saya minta maaf. Saya tidak berurusan dengan orang orang yang berurusan dengan sampah." Kata kata Aruna menusuk Kinanti lebih dalam daripada pisau, karena itu adalah kalimat yang dibuat Arya untuk menghinanya. Wajah Kinanti memerah, matanya berkaca kaca. "Mari kita pergi, Sayang," kata Arya, kembali ke mode posesifnya. Ia merangkul pinggang Aruna erat-erat, seolah menunjukkan betapa remehnya Kinanti. "Jangan buang waktu kita pada kenangan yang tidak relevan."
10894 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kata-kata sajak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status