Ifat
“Pergi? Sekaligus pulang? Hmm, pergi dari masa lalu? Sekaligus pulang kepada mantan?”
Ramah sih, ramah. Wajar, juga wajar, pertanyaannya itu kepada orang yang baru pertama kali dia temui. Namun terkait dengan kepahitan yang baru saja aku alami, tegur sapanya itu menimbulkan sebuah kesan yang sedikit berbeda di dalam diriku.
Aku tertawa kecil. “Yah, bisa dikatakan seperti itu. Kecuali, untuk kata mantan.”
Hot Chapters