Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Disia-siakan Keluarga, Diratukan Ibu Mertua

Disia-siakan Keluarga, Diratukan Ibu Mertua

“Hati-hati dengan mulut Anda Tante! Ingat! ‘Tidaklah saya tahu seseorang yang menghina ulama kecuali akan mati dalam keadaan su’ul khatimah karena sungguh daging ulama itu ‘beracun!’. Itu hadist dari Ibnu Assakir.” Hana membereskan barang-barang dan tasnya, lalu meraih lengan Arkan dan menggandengnya. Berkali-kali dia beristighfar, mengabaikan sorak-sorai pengunjung yang menertawakan Lina di belakangnya. “Kamu baik-baik aja?” tanya Arkan saat mereka tiba di toko buku. Hana mengangguk. “Maaf kalau aku tadi kelewatan, Mas. Beliau udah keterlaluan sampai harus bawa-bawa nama Abah.”
16.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai kata kata ustadz hanan attaki
Baca
+Pustaka
SANG PEWARIS

SANG PEWARIS

“Saya sarankan Bapak ketemu dulu dengan Pak Hanan, ceritakan secara detail dari kasus yang menimpa Mbak Dita, kecelakaan Carol saat melarikan diri termasuk saat Pak Elkan diikuti mobil tidak di kenal. Setelah itu, Bapak bisa dengan pendapat Pak Hanan. Bagaimana Pak?” Mereka berdua kembali saling tatap, tidak ada jalan lain memang. Untuk saat ini, mereka menurut saja dengan saran dari Fathur. Entah apa yang akan terjadi nanti. Dan apakah kehadiran Hanan nanti akan membawa titik terang atau malah menjadi sebuah kerusakan baru.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kata kata ustadz hanan attaki
Baca
+Pustaka
Hancur Karena Video 15 Menit

Hancur Karena Video 15 Menit

Kata yang membuat nama keduanya hancur lebur. "Coba saya tebak. Pasti Mas dan Mbak mau buat part II dari kasus viral kemarin. Jangan lupa, nanti yang lebih panjang lagi. 15 menit masih kurang buat saya. Mungkin yang setengah jam jauh lebih baik untuk bisa ditonton." ucap si pelayan dengan lantangnya. Jordan benar-benar marah dengan apa yang disampaikan oleh pelayan tidak sopan tersebut. Dia memukul meja dengan negara kerasnya. Sebelum dia menarik kerah baju si pelayan.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai kata kata ustadz hanan attaki
Baca
+Pustaka
Istri Separuh Masa

Istri Separuh Masa

Kata Zain dengan nada suara meninggi. "Zain!" Tegur Ibu Sinta. "Sebelumnya kamu tidak pernah seperti ini, Nak. Apa wanita itu yang mengajarkan kamu membentak Ibu, iya!" Ibu Sinta tidak menyangka Zain tega mengeluarkan suara keras.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kata kata ustadz hanan attaki
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tak Pasti

Hati Yang Tak Pasti

kata Regi lagi yang kemudian langsung mendapat lemparan kacang atom dari Rena dan Raga. “Eh ....” Rafka tiba-tiba bersuara, menurunkan ponsel ke pangkuannya. “Mumpung ada Bang Jesa, aku mau nanya.” “Nanya apa?” tanya Jesatya bingung. Raga, Regi, dan Rena pun ikut menatap Rafka penasaran. “Iya ... supaya aku enggak dimarahin,” kata Rafka lagi pelan. “Eh, kamu habis ngapain?!” sahut Rena.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kata kata ustadz hanan attaki
Baca
+Pustaka
Wanita Barbar Sang Ustaz

Wanita Barbar Sang Ustaz

Ibu-ibu lain yang beberapa menit lalu menghina Aynur bak tokoh antagonis paling kejam seketika berubah melunak menjadi tokoh protagonis paling dipuji. "Mohon maaf, pak Kyai agak terlambat. Jadi saya diminta untuk membuka acara Akikah malam ini." jelas si ustaz. "Tapi saya perhatikan dari tadi kok rame-rame nya disini bukan di dalam. Emang ada apa ya bu?" tanya ustaz Ihsan. Ibu Bobby tersenyum canggung. "Gak ada apa-apa mas ustaz. Cuma bertegur sapa aja sama ibu-ibu arisan, hehe " katanya berbohong.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai kata kata ustadz hanan attaki
Baca
+Pustaka
HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

HANCUR BERSAMA SELINGKUHAN

"Enggak! Upahmu nanti saja kalau Dewo sudah datang ke sini dan berlutut menyembah-nyembah untuk kembali padaku. Ngerti?!" "Yaaah, Sri. Kok gitu sih? Separo dulu lah, Sri. Aku bener-benar lagi bokek ini. Serius." Atun terlihat melorot ke kaki wanita yang masih duduk dengan santainya di salah satu bangku rumah makannya itu.
1044.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kata kata ustadz hanan attaki
Baca
+Pustaka
Menaklukkan Dosen Killer

Menaklukkan Dosen Killer

Takut kalau ada orang lain yang mengenali wajahnya. "Dengarkan kalian semua, kita tidak boleh main hakim sendiri! Kita panggil kedua orang tua mereka. kita nikahkan," usul Ustadz melerai. "Siapa nama kamu? Dan siapa nama kekasih kamu?" tanya Ustadz dengan suara datar. "Saya Aslan, Pak Ustadz, dan kekasih saya Anggi," jawab Aslan masih dengan menyembunyikan wajah Anggi.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai kata kata ustadz hanan attaki
Baca
+Pustaka
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

Ucapnya lirih. “Sorry.” Gian menukas cepat sembari melepaskan genggaman tangan Anna. Anna mendongak dan keningnya mengernyit. “Remember this?” Anna memutar lengan kirinya. Tepat di bawah telapak tangannya ada sebuah tato inisial nama mereka. GA. “Terkesan cheesy tapi tato ini menyimpan segala kenangan kita.” Lalu, Anna meraih lengan Kiri Gian.
1037.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kata kata ustadz hanan attaki
Baca
+Pustaka
Hati yang Tak Direstui

Hati yang Tak Direstui

"Wkwk, sumpah yaa ngakak banget aku hari ini. Bisa-bisanyaa ada momen canggung kaya tadi" "Iih aku malu banget tau, Thur. Untung aja yang aku pegang tangannya tuh kamu, seenggaknya kan kita udah kenal. Coba bayangin, kalo yang tadi itu dosen wah aku kayanya bisa ngajuin cuti 2 bulan sih saking malunya" " Hahahahahaha 🤣🤣 kamu niih" Arthur tertawa terbahak-bahak "aduduh sakit perut aku, gara-gara kebanyakan ketawa haha"
10681 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kata kata ustadz hanan attaki
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status