Setiap Momen adalah Kamu
“Aku jatuh cinta sejak pertama kali bertemu. Saat kamu mungkin belum mengenaliku. Dalam perjalananku, aku menjadi orang asing, yang menjadi gila karena hidup.
“Ya, kita pernah terlibat hubungan yang buruk. Aku sangat menyesali itu. Aku bisa-bisanya membiarkan waktuku, memberikan ruang tak pantas untuk seorang wanita yang sebenarnya adalah bagian dari diriku. Sejauh aku melangkah, aku baru menyadari, setiap momen yang kulewati, kamu selalu ada di sana.”
Indah mengangkat mukanya. Kini sejajar dengan wajah Rakha.
الفصول الرائجة