Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Galuh Tapa

Legenda Galuh Tapa

Ada semacam pagar yang dibuat dari ranting bambu, kemudian ada lagi pagar yang terbuat dari batang-batang kayu besar sebesar pohon kelapa. Namun pagar dari batang-batang kayu tidak berpenjaga, kecuali beberapa orang yang terlihat berdiri mematung di atas tembok itu. Beberapa orang dengan menggunakan baju berwarna merah gelap, dengan panah yang tersandang di pundaknya. "Bagaimana ini? apa kita akan memasuki wilayah Markas Utama?" Galuh Tapa bertanya pada Ringgina. Namun gadis itu tampak termenung beberapa saat, keningnya mengkerut hingga kedua alisnya menyatu.
1070.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai kawat bronjong pagar
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
putriutara13
Numpang promo kak JEJAKA EMAS And The Legend Of The Ten Rings JEJAKA. Anak seorang dewa yang terlahir di muka bumi. Kelahirannya diiringi amukan badai petir yang maha dahsyat. Terlahir bersama seekor Naga Emas yang kemudian menitis dan menyatu kedalam raganya.
Baca Semua Ulasan
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

Brakkk Sebuah pintu besar terbuka secara tiba-tiba, sebuah pintu yang terbuat dari kayu jati, dengan gagang pintu yang terbuat dari besi bulat yang sangat berat. Rumah yang megah dengan pagar bambu yang membentang mengelilingi rumah tersebut. Sebuah gapura besar dengan atap rumbia menjadi pembatas antara jalan dan halaman rumah itu.
10126.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kawat bronjong pagar
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
Saya Pujangga manik mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Salam hangat dari kami yang telah banyak berbuat keliru di masa lalu. Mohon semua salah dari kami di maafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
Lengkunglangit
saya pembaca setia a, saya ga pernah menyesal baca cerita dr aa mah, ga prnh ada kesel"nya kalo baca. nyaman dan menikmati. saya doain cerita aa bisa sukses seperti kkn. aamiin, sehat" ya aa dan keluarga, biar semangat terus nulis na.
Baca Semua Ulasan
Sentuhan Adik Sahabatku

Sentuhan Adik Sahabatku

“Birru bisa ngecat?” Jennar tersenyum kecil. “Bisa, Ma. Nanti aku bantu. Sekalian pagar juga. Biar rapi, dan cakep.” Priska terkekeh pelan, lalu menggeleng. “Jen, itu luas. Pagar juga panjang. Mending panggil orang saja.” Ia menunjuk pagar besi yang catnya mengelupas, memperlihatkan karat di sela-selanya. “Ada Kang Uus, langganan ibu-ibu komplek sini. Seratus lima puluh ribu sehari. Mungkin butuh dua sampai tiga hari.”
1018.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 650 kali sebagai kawat bronjong pagar
Baca
+Pustaka
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Namun kemampuannya dalam merobek tubuh siluman pasti akan sangat membantu pertahanan di Benteng Utara. Talang Mayan juga menyerahkan satu gulungan lain kepada Riwon. Kali ini bukan rancangan senjata biasa yang diberikan pemuda itu, melainkan alat untuk memperkuat benteng pertahanan. Bentuknya seperti menara, yang dibuat dengan logam pada bagian atasnya. Logam yang digunakan berjenis tembaga, bukan besi atau pula baja seperti rancangan sebelumnya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai kawat bronjong pagar
Baca
+Pustaka
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Pagar rumah Matari yang terbuat dari campuran besi tegak dan tanaman, penuh dengan motor-motor para penghuni warnet Bang Fachri yang tidak cukup menampung di seluruh halaman rumahnya. “Makasih ya, Rai. Habis ini lo langsung balik atau ke Ayla lagi?” tanya Matari sambil turun dari motor Arai. “Baliklah, kan masih ada Choki di sana,” jawab Arai. Matari akhirnya mengangguk mengerti kemudian berpamitan sambil membuka pagar rumahnya. “Eh, Ri, tunggu dulu, gue mau ngomong. Jangan masuk dulu,” kata Arai.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai kawat bronjong pagar
Baca
+Pustaka
POLIGRAF

POLIGRAF

Hanya beberapa meter saja dari mereka, bangunan mirip gudang dengan pagar kawat, pintu besi besar, dan gembok yang semuanya berkarat dengan congkak mewujudkan dirinya, seolah menantang orang-orang yang datang itu. Herli memberi isyarat dan puluhan pria berjas hitam itu berlari merobek ilalang ke segala arah, mengelilingi pagar kawat karatan di sekeliling markas seperti perlindungan berlapis seraya menyiagakan pistol di tangan masing-masing, moncongnya mengarah ke markas bekas gudang itu. Begitu semuanya sudah siap di posisi, Fikri dan Citra, dengan Herli sendiri sebagai pengawalnya, mengarungi padang ilalang menuju pintu besi besar berkarat.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai kawat bronjong pagar
Baca
+Pustaka
Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

jarak antara dinding ruko dan pagar itu kurang dari satu meter, Frans menggunakan kedua kakinya yang bertumpu pada dinding ruko dan dinding pagar, perlahan menaikkan kakinya. Bram cukup terkesima dengan fisik Frans yang masih prima menjelang usia empat puluh tahun, lelaki itu memang menyukai olah raga alam seperti panjat tebing. "Hati-hati!" seru Bram saat Frans mulai memotong kabel dan percikan api yang cukup besar mengejutkan mereka. "Kabelnya cukup alot," keluh Frans. "Pakai tenaga yang besar, melenceng sedikit, apes kamu!" ujar Lingga membuat Bram melotot ke arah lelaki itu, tetapi Frans tidak menghiraukannya dan terus fokus memotong kabel itu.
9.9270.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.1K kali sebagai kawat bronjong pagar
Baca
+Pustaka
Terjebak Dendam dan Gairah

Terjebak Dendam dan Gairah

Rumah besar itu berdiri kokoh dan angkuh di tengah pekarangan luas yang basah oleh gerimis. Pagar tinggi berlapis baja berdiri tegak mengitari seluruh area, dihiasi kawat berduri di atasnya. Kamera pengawas menatap setiap sudut, lampu taman menyoroti jalan setapak berlapis batu, menciptakan bayangan panjang yang bergerak samar tertiup angin.
1033.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kawat bronjong pagar
Baca
+Pustaka
Istri Terbuang Jadi Dokter Kesayangan Jenderal Perang

Istri Terbuang Jadi Dokter Kesayangan Jenderal Perang

Terlihaft dari arah luar, bangunan itu dikelilingi pagar besi warna hitam sederhana yang sudah berkarat. "Lady Yang Terbuang, selamat datang di rumah barumu, Kastil Valcon. Hahaha," ujar pengawal berambut cokelat itu. Dia memcengkeram dagu Alara lagi. Kali ini kuku tangan kanannya yang panjang terasa menusuk kulit putih itu. 'Sialan, sabar. Aku tak boleh terlihat beringas. Satu lawan tiga orang tetap tidak masuk akal,' batin Alara.
10948 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kawat bronjong pagar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status