Rahim Pengganti
tanya Irene
Rangga tampak berpikir sebentar sembari berusaha untuk mengingat, “Jika pantangan ini dilanggar akan mendapatkan halangan saat melahirkan. Duduk di tengah pintu akan membuat proses kelahiran menjadi susah serta menyakitkan, makanya jangan biasakan duduk di tengah. Ingat kamu perempuan, bukan kah perempuan anggun bisa duduk manis?”
“Tapi saya bukan mau jadi perempuan anggun, tapi ideal. Bukan kah jadi perempuan ideal lebih banyak di cari di bandingkan perempuan anggun? Saya ingin menjadi perempuan yang serba bisa dan tidak mengandalkan Mas,” Rangga mencubit gemas hidung Irene. kepala lelaki itu mengangguk mengiyakan ucapan dari sang istri barusan.
ตอนยอดนิยม