Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Masih Tentangmu (Setelah Kita Berpisah)

Dari Angkasa Itu ucapan singkat dari kartu yang terselip di buket bunga. Dea memperhatikan bunga-bunga yang ditata demikian apik dalam balutan cellophane paper berwarna pastel. Ada bunga Peony, mawar merah, lili, dan entah bunga apa lagi, Dea tidak tahu namanya. "Bunga? Dari siapa itu?" tanya Bu Wetty yang baru keluar dari kamar.
10137.8K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as keranjang bunga
Show Reviews (29)
Read
+Library
Ummu Syarifah
Jatuh cinta dengan karya kak Lis yang satu ini, part awal sudah dibuat up and down. Alur, twist, plot tertata dengan bagus membawa pembaca masuk ke dunia cerita. Seperti cerita Bara dan Delia serta karya kak Lis yang lain, banyak pesan moral yang disampaikan kepada pembaca. Sehat&sukses selalu kak
It is Me
cerita ini bikin para readers berharap tiap hari u baca up date annya... suka dengan ceritanya.... kalimatnya ringan, mudah dipahami, dan pastinya konfliknya itu lhooo.... bikin hati dan pikiran kita kek naik roller coaster... bener² terdabes authornya.... semangat berkarya, ditunggu crita barunya...
Read All Reviews
Cupang Di Leher Suamiku

Cupang Di Leher Suamiku

Kinara kembali meletakkan buket bunga itu di atas lemarinya yang hampir penuh dengan buket bunga. "Haduh! sudah tidak muat, harus ditaruh di mana ya? sayang sekali jika harus dibuang, buket ini bagus." Kinara mencoba berpikir keras, hingga akhirnya dirinya menemukan sebuah ide. Kinara meletakkan beberapa buket bunga di setiap sudut tokonya. Membuat toko kue itu menjadi lebih indah dengan bunga-bunga. "Nah! begini kan lebih baik," ucap Kinara sembari berkacak pinggang memperhatikan tokonya yang dihiasi dengan bunga-bunga.
1025.4K viewsCompletedAdded to Library 914 Times as keranjang bunga
Read
+Library
Turun Ranjang

Turun Ranjang

Melihat sesuatu yang hendak ditunjukkan padanya. Kini mereka memasuki sebuah toko bunga yang tidak terlalu besar namun lumayan ramai. Dari luar nampak desain minimalis serba vintage yang akan menarik pembeli terutama wanita. Di depan kaca, nampak deretan keranjang-keranjang bunga yang berjajar rapi. Mulai dari bunga mawar, tulip, zinnia, lavender, azalea, anyelir dan banyak lagi. Pintu dibuka, lalu terdengar suara lonceng berdenting di atas pintu. Refleks para pengunjung menoleh seketika, melihat siapa yang datang. Namun, tak lama mereka kembali abai. "Ada yang bisa saya bantu?" Seorang wanita muda menghampiri Anjel. Sepertinya ia adalah karyawan di sini, terl
104.2K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as keranjang bunga
Read
+Library
Malam Panas Dengan Mantan Suami

Malam Panas Dengan Mantan Suami

Kemudian dia melangkah keluar dari kantor, ingin segera pulang ke rumah mertuanya. Namun, sebelum sampai ke tujuan, Kenzie memutuskan untuk mampir ke sebuah toko bunga. Di sana, matanya langsung tertuju pada sebuket mawar merah sedang yang tampak sangat indah dan segar. Tanpa ragu, dia membelinya. Kemudian, dia melanjutkan perjalanan ke sebuah toko perhiasan langganan orang tuanya, yang terkenal dengan desainnya yang unik dan elegan.
10283.5K viewsCompletedAdded to Library 7.7K Times as keranjang bunga
Read
+Library
Someone Before You

Someone Before You

tanya Erie sembari menyandar ke kaki Harry yang duduk di sofa, sementara dirinya duduk di lantai. "Dua lagi belum, bunga sama apa ini?" Harry menunjukkan catatan pada Erie yang membacanya dengan saksama. "Kotak buat antaran sirih, pinang dan lain sebagainya. Nanti beli online aja, aku bingung nyari tokonya di mana yang jual kayak gitu." "Ehm, emang harus ada itu, ya?"
2.8K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as keranjang bunga
Read
+Library
Love The Way You Lie

Love The Way You Lie

Apakah itu artinya pria di depannya datang ke toko bunga untuk membeli bunga ini, karena dia sedang patah hati? “Saya akan buatkan buket bunga paling indah,” ujar Bella. “Anda bisa menunggunya di sana,” lanjutnya sambil menunjuk ke arah kursi dekat etalase. Kemudian ia mengambil beberapa tangkai bunga anyelir kuning tersebut, dan membawanya menuju etalase kaca. Bella mengeluarkan selembar kertas minyak berwarna hitam transparan, selembar kertas pembungkus berwarna hitam pekat, dan pita satin warna abu-abu gelap dari dalam lemari khusus di belakangnya. Kemudian tangannya dengan telaten mulai merangkai bunga tersebut, tak perlu menunggu lama, akhirnya buket bunga tersebut jadi.
9.910.0K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as keranjang bunga
Read
+Library
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

Sebelum masuk ke dalam gerbang utama, Byan menyempatkan diri untuk membeli 3 keranjang bunga mawar dan 3 buket bunga. Sedangkan Dean membeli 3 botol air bening, ia pun berjalan berdampingan dengan Janu. Pria itu mengambil alih botol yang Dean bawa, juga membantu Byan membawa buket bunga. Byan tampak kesulitan membawa bunga dengan menggendong Yara.
9.434.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as keranjang bunga
Read
+Library
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Keesokan harinya “Ini pesanan bunganya jangan lupa ya? Rumahnya dekat lapangan bola samping taman itu!” Ucap ibunya lalu segera mengemas dengan begitu cantik, sebuah rangkaian bunga mawar merah pesanan seorang pelanggan. “Iya Ibu! Alamatnya sudah di tulis kan ya?” “Sudah sayang! Kamu memangnya gak repot? kalau harus mengantar pesanan sebanyak ini?” Ibunya bertanya pada Delia karena dia tak ingin merepotkan sang putri.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as keranjang bunga
Read
+Library
Heartbeat

Heartbeat

Surga belanja bagi mereka yang hobi berbelanja. Sore itu ketika jalanan Oxford mulai bercahaya karena lampu-lampu jalanan dan pertokoan mulai dinyalakan, Carla masih sibuk dengan bunga-bunga di tokonya. Orchid, itulah nama tokonya. Diberi nama demikan karena ibunda Carla sangat menyukai bunga anggrek. Berbagai macam warna, jenis, bentuk, dan wangi bunga dapat ditemui di toko bunga miliknya. Terletak di salah satu sudut jalan Oxford. Bersebelahan dengan kafe dan toko buku.
103.7K viewsCompletedAdded to Library 95 Times as keranjang bunga
Read
+Library
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

"Bukan. Toko bunga biasa, bukan tanaman hidup atau tanaman hias." "Oh begitu. Kalau di sekitaran sini tidak ada, Pak. Tetapi di daerah dekat Pasar Jambu Merah ada, Pak. Di sana toko bunganya lengkap. Ada bunga untuk buket, untuk karangan dan bunga untuk melayat pun ada, Pak. Tanaman hias juga ada." Sengaja Mona menjabarkan semua, supaya Arjuna dapat menemukan apa yang dia inginkan. Mona tidak berpikir yang tidak-tidak lagi sekarang, siapa tahu, kan, kalau sebenarnya Arjuna hendak pergi berziarah kubur atau yang lainnya.
10.9K viewsCompletedAdded to Library 415 Times as keranjang bunga
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status