Extraordinary Captain
Awalnya mereka anggap angin lalu kata-kata yang dilontarkan anak sekolah sebelah kemarin, tapi dengan adanya kerusakan pada warung Uda Rusli, tandanya mereka sudah mengibarkan bendera perang.
"Ada anak sekolah sebelah yang bilang sama gue, kalo mereka anggap serius yang kemaren, sampe disebar di medsos." Ucap anak kelas 10 yang kebetulan ikut perundingan.
"Kita tunggu aja mereka mau ngapain, kalo anggap semua selesai, ya udah kita juga gitu. Tapi kalo mau lanjut, ya ayo." Ucap Revan.
"Van, tapi lo yakin ini nggak beresiko buat kita?" Tanya Wisnu melihat Revan yang terlalu emosional saat ini.
Hot Chapters